Connect with us

Berita

Patroli dan Dialogis Polsek Grati, Meningkatkan Upaya Wujudkan Situasi Kondusif Jelang Pilkada Serentak 2024.

Published

on

img 20241105 wa0013
img 20241105 wa0013

Polresta Pasuruan – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada tanggal 27 November, jajaran Polsek Grati semakin gencar melaksanakan kegiatan patroli dan dialogis guna menciptakan situasi yang kondusif di wilayahnya. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Polsek Grati untuk meningkatkan keamanan dan menjaga ketertiban masyarakat, agar pesta demokrasi dapat berlangsung aman dan damai, Selasa (05/11/2024).

Kegiatan patroli dan dialogis dilakukan secara rutin oleh anggota Polsek Grati, baik siang maupun malam hari. Patroli ini mencakup berbagai kawasan strategis, seperti area perumahan, pasar, pusat-pusat aktivitas masyarakat, hingga daerah-daerah yang dianggap rawan. Tujuannya adalah untuk mencegah terjadinya potensi gangguan kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) dan meminimalisir aksi-aksi kriminalitas yang dapat mengganggu jalannya Pilkada.

Kapolsek Grati, AKP Yudi Prasetyo, S.H., menjelaskan bahwa patroli ini tidak hanya dilakukan dalam bentuk pengawasan dan penjagaan semata, namun juga diiringi dengan dialog bersama masyarakat. “Kami berkomitmen untuk menjaga keamanan selama masa persiapan hingga pelaksanaan Pilkada serentak 2024. Dalam patroli dialogis ini, kami turut mengedukasi masyarakat agar selalu waspada dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks atau isu-isu yang dapat memecah belah,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKP Yudi juga menekankan pentingnya peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk selalu berkoordinasi dengan pihak Kepolisian jika menemukan hal-hal yang mencurigakan atau berpotensi memicu konflik. Menurutnya, partisipasi masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang kondusif.

Di lapangan, anggota Polsek Grati juga secara aktif berinteraksi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, dan pemuda setempat. Para personel menyampaikan pesan-pesan kamtibmas dan mengajak masyarakat untuk turut menjaga kerukunan serta menghargai perbedaan pilihan politik.

Selain itu, warga juga diajak untuk tidak mudah terpengaruh oleh ajakan-ajakan yang berpotensi mengarah pada tindakan anarkis atau intoleransi. Tak hanya patroli dialogis, Polsek Grati juga mengoptimalkan kerja sama dengan aparat desa dan Babinsa (Bintara Pembina Desa) setempat. Sinergi antara TNI-Polri dan perangkat desa ini diharapkan dapat semakin memperkuat pengawasan di tiap-tiap wilayah, khususnya menjelang masa kampanye hingga hari pemungutan suara.

img 20241105 wa0014
img 20241105 wa0014

Kegiatan patroli dan dialogis ini akan terus digalakkan oleh jajaran Polsek Grati hingga selesainya seluruh tahapan Pilkada. Langkah ini merupakan wujud nyata komitmen Polsek Grati untuk menjaga stabilitas keamanan di tengah masyarakat, sehingga tercipta kondisi yang kondusif dan harmonis dalam menyambut Pilkada serentak 2024.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolsek Grati menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian tahapan Pilkada serentak 2024 di wilayah Grati bisa berjalan dengan aman dan lancar. “Kami berharap, dengan adanya patroli dan pendekatan dialogis ini, masyarakat merasa lebih aman dan nyaman dalam menyongsong Pilkada. Ini adalah pesta demokrasi kita bersama, dan mari kita jaga suasana damai ini untuk keberlangsungan Pilkada yang aman dan sukses,” tutup AKP Yudi.

By Humas Grati.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten

Published

on

Jakarta Selatan — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten menghadirkan pendekatan berbeda dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar dengan menyajikan menu secara prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai terobosan inovasi pelayanan yang lebih dinamis, tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengalaman belajar bagi siswa.

Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, pukul 08.00–17.00 WIB, dengan penyajian MBG prasmanan pada pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini diberikan kepada 336 siswa dan masih dalam tahap simulasi penerapan.

Menu MBG yang disajikan meliputi nasi putih, lele crispy, tahu bumbu kuning, tumis buncis wortel, dan pisang, yang disusun oleh ahli gizi untuk memastikan keseimbangan nutrisi bagi para pelajar.

Dari total 9 sekolah penerima manfaat, sistem prasmanan saat ini mulai diterapkan pada 1 sekolah, yaitu SMA Kemala Bhayangkari. Sementara itu, total penerima manfaat MBG dari SPPG Polri Pejaten mencapai 2.606 porsi, yang didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan.

Kepala SPPG Polri Pejaten, Muhammad Iqbal Salim, S.Gz, menyampaikan bahwa pola prasmanan menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang lebih luas.

“Melalui sistem ini, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun kebersamaan melalui budaya antre dan pengambilan porsi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Kasatgas MBG Polri Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi penerima manfaat.

“Penyajian MBG secara prasmanan ini kami lakukan sebagai terobosan inovasi penyaluran makanan yang lebih dinamis kepada para pelajar. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda yang membangun kebersamaan, tanggung jawab, kesabaran, dan disiplin. Kami juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengonsumsi makanan sehat,” jelasnya.

Ia menambahkan, edukasi menjadi bagian penting dalam program MBG.

“Pemberian menu MBG kepada pelajar bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari proses edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.

Salah satu siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Pasar Minggu menyambut baik penyajian MBG secara prasmanan.

“Aku suka karena makan begini makanannya jadi lebih fresh,” ujarnya.

Meski demikian, ia juga menyampaikan pengalaman antre yang menjadi bagian dari sistem tersebut.

“Suka, tapi jadinya lama. Kalau di ompreng kan dianter terus langsung bisa makan, kalau ini pake antre dulu,” tambahnya.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tetap mengedepankan standar keamanan pangan melalui uji organoleptik oleh ahli gizi serta pengujian food safety oleh tim Dokpol. Sistem antrean tertib diterapkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus melatih kedisiplinan siswa.

Selain itu, SPPG Polri juga melibatkan UMKM dan bahan pangan lokal dalam penyediaan bahan makanan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat.

Program MBG Polri sendiri terus berkembang. Saat ini terdapat 661 unit operasional, 170 tahap persiapan operasional, dan 502 tahap pembangunan, sehingga total mencapai 1.333 unit, dengan rencana penambahan 170 unit di wilayah terpencil menjadi total 1.503 unit.

Ke depan, hasil evaluasi dari penerapan ini akan menjadi dasar pengembangan pola pelayanan MBG yang lebih adaptif dan berdampak luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pembentukan karakter generasi muda.

SPPG Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pendekatan edukatif dan humanis.

Continue Reading

Berita

Polres Gresik Ungkap Jaringan Narkoba Lintas Kota, 4 Tersangka Diamankan

Published

on

GRESIK – Komitmen Polres Gresik Polda Jawa Timur dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil signifikan.

Melalui Satresnarkoba, Polres Gresik Polda Jatim berhasil membongkar jaringan pengedar sabu antar- kota.

Dalam ungkap kasus ini Polres Gresik Polda Jatim menangkap empat orang tersangka diduga pengedar yang terlibat dalam mata rantai peredaran sabu.

Para tersangka yang diamankan adalah FJT (24), AHC (22), DDP (35), dan HVS (35).

Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari respon laporan masyarakat.

“Kami menerima informasi dari masyarakat, adanya dugaan transaksi narkoba,” ujar AKBP Ramadhan, Selasa (21/4/26).

Kapolres Gresik mengungkapkan, dari hasil operasi ini selain mengamankan 4 tersangka, petugas juga mengamankan total 68,211 gram sabu yang terbagi dalam 25 paket siap edar, timbangan digital/elektrik dan barang bukti lainnya.

“Dari hasil ungkap kasus peredaran gelap Narkotika yang dilakukan oleh empat pelaku tersebut didapati Narkotika jenis sabu ±68,211 gram dibagi dalam 25 poket,” kata AKBP Ramadhan Nasution.

Masih kata Kapolres Gresik, jaringan pengedar Narkoba ini menggunakan modus operandi “Ranjau” dan COD, dengan skema pembayaran tunai maupun transfer yang telah beroperasi sejak Desember 2025.

Sebagai bentuk keseriusan dalam memberikan efek jera, Polres Gresik Polda Jatim menerapkan pasal berlapis sesuai UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU No. 1 Tahun 2023 (KUHP Baru).

Untuk Tersangka DDP, AHC dan FJT terancam pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan/ atau pidana denda paling banyak kategori VI.

“Khusus tersangka HVS ancaman pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling lama 20 tahun dan atau pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) ditambah 1/3 sepertiga dari huluman yang ditetapkan,” ungkapnya.

​Polres Gresik terus melaksanakan proses penyidikan lanjutan pengembangan jaringan untuk mengungkap dimungkinkan ada pelaku lain.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk berperan aktif dalam mencegah penyalahgunaan narkotika dan laporkan melalui Call Center 110 atau menghubungi hotline khusus “Lapor Cak Rama” di nomor 0811-8800-2006,” tutupnya. (*)

Continue Reading

Berita

Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Lakukan Pengawasan Lahan Binaan untuk Dukung Ketahanan Pangan

Published

on

Pasuruan Kota – Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Polsek Pohjentrek Polres Pasuruan Kota melaksanakan kegiatan pengawasan dan pengecekan terhadap kelompok tani (poktan) yang memiliki lahan binaan Polri di Desa Logowok, Kota Pasuruan.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Karo SDM Polda Jawa Timur Kombes Pol Sih Harno, S.H., M.H. serta Kabagbinkar Ro SDM Polda Jatim AKBP Jazuli Dani Irianto, S.I.K., M.Tr.Opsla selaku Ketua Satgas Ketahanan Pangan Polda Jatim. Menindaklanjuti hal tersebut, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si. memerintahkan jajarannya, khususnya Bhabinkamtibmas, untuk aktif melakukan pendampingan dan pengawasan di lapangan.

Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas melakukan pengecekan kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, serta memberikan motivasi kepada para petani agar terus mengoptimalkan pengelolaan lahan binaan. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan hasil produksi pertanian sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional.

Kapolres Pasuruan Kota menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan nyata terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan di tengah berbagai tantangan yang ada.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya kelompok tani, semakin kuat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat.

#astacita
#polrespasuruankota
#birosdmpoldajatim
#ketahananpanganpoldajatim
#polripresisi
#swasembadapangan

Continue Reading

Trending