Connect with us

Berita

3 Pilar Kelurahan Petamanan Laksanakan ARSANTI, Camat Panggungrejo Berikan Dukungan dan Bantuan Bibit Sayuran.

Published

on

img 20250126 wa0020

Polresta Pasuruan – Semangat kebersamaan kembali ditunjukkan oleh masyarakat Kelurahan Petamanan Kecamatan Panggungrejo Kota Pasuruan, melalui pelaksanaan program inovatif yang mereka sebut ARSANTI (Arisan Kerja Bakti). Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara 3 pilar kelurahan, yaitu pemerintah kelurahan, Babinsa (Serda Lalu Sahar), dan Bhabinkamtibmas (Aipda Fian Pandu Andika), untuk menggalang partisipasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus memperkuat silaturahmi antarwarga, Minggu (26/01/2025).

Kegiatan diawali dengan duduk bersama sambil memberi arahan yang dipimpin langsung oleh Lurah Petamanan, Ibu Nina Retno Wulandari, Amd,. Dalam pengarahannya, beliau menekankan pentingnya kerja bakti sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan yang bersih dan sehat. “Kelurahan Petamanan memiliki potensi besar untuk menjadi role model bagi kelurahan lain. Dengan program ARSANTI ini, kami berharap semangat gotong royong bisa terus terjaga,” ungkapnya.

Kegiatan ARSANTI kali ini berlangsung di lingkungan RW 05 Kelurahan Petamanan dan dihadiri langsung oleh Camat Panggungrejo, Bapak Hermanto, S.H. kehadiran beliau menjadi bentuk apresiasi dan dukungan terhadap program yang diinisiasi masyarakat setempat. Dalam kesempatan tersebut, Camat juga membawa bantuan berupa bibit sayuran, di antaranya kangkung, bayam, cabai, dan tomat, sebagai upaya mendukung ketahanan pangan di tingkat keluarga.

Dalam sambutannya, Camat Hermanto, S.H., menyampaikan apresiasinya terhadap inovasi ARSANTI yang dianggap mampu mempererat hubungan antarwarga sekaligus mendorong kesadaran untuk menjaga lingkungan. “Program seperti ini sangat luar biasa karena tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menggerakkan masyarakat untuk berkolaborasi demi tujuan yang lebih besar. Bantuan bibit sayuran ini saya harapkan bisa dimanfaatkan untuk memulai urban farming di KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari),” ujar Bapak Hermanto.

Setelah kegiatan duduk bersama, warga bersama 3 pilar kelurahan langsung turun ke lapangan untuk membersihkan saluran air, merapikan taman, serta melakukan pembenahan ulang pada fasilitas umum seperti pos kamling dan tempat duduk taman. Tak hanya itu, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bibit sayuran secara simbolis dari Camat Panggungrejo kepada perwakilan warga.

img 20250126 wa0008

Bapak H. Taman, selaku Ketua Rw. 05, mengaku sangat antusias dengan program ini. “Ini sangat membantu kami, Selain menjaga lingkungan, kami juga jadi termotivasi untuk bercocok tanam di lokasi KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari). Hasilnya bisa untuk konsumsi sendiri atau bahkan dijual kalau melimpah,” ujar Bapak H. Taman dengan wajah sumringah.

Di akhir kegiatan, suasana semakin hangat dengan adanya sarapan bersama yang disiapkan oleh warga setempat. Hidangan sederhana seperti nasi pecel dan teh hangat menjadi simbol kebersamaan di tengah kegiatan yang penuh manfaat ini.

Aipda Fian Pandu Andika, selaku Bhabinkamtibmas menerangkan bahwa dengan ada Program ARSANTI di Kelurahan Petamanan diharapkan dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi Kelurahan lain di Pemerintahan Kota Pasuruan. Dengan semangat gotong royong dan dukungan dari pemerintah, Kelurahan Petamanan semakin optimis untuk menciptakan lingkungan yang asri, bersih, dan produktif, ”pungkas Aipda Fian”.

By Humas Bglkdl.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sambut HUT ke-46, YKB Tanjung Perak Tanam Mangrove Pulihkan Lahan Kritis

Published

on

TANJUNG PERAK – Kawasan pesisir Jalan Greges Timur, Kalianak Surabaya Utara kini memiliki benteng baru dari ancaman abrasi.

Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan aksi nyata pemulihan lahan kritis dengan menanam ratusan bibit pohon mangrove dan bakau di kawasan tersebut, Rabu (22/4/2026) pagi.

Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu.

Tak hanya sekadar menanam, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mencegah abrasi serta menjaga ekosistem laut di wilayah Surabaya Utara.

Ketua YKB Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari.

Menurut istri Kapolres Pelabuhan Tanjungperak tersebut, pemilihan lokasi di Kalianak didasari atas kondisi lahan pesisir yang memerlukan perhatian khusus.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan pesisir,” kata Ny Dina Wahyu.

Ia menerangkan, penanaman mangrove dan bakau ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas ekosistem laut serta memastikan kawasan pemukiman warga lebih terlindungi dari ancaman abrasi.

“Kami ingin lahan kritis di wilayah Greges dapat kembali produktif secara ekologis dan memberikan dampak ekonomi bagi warga pesisir melalui ekosistem laut yang lebih sehat,” tambah Ny Dina Wahyu.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran pengurus Bhayangkari dan personel kepolisian.

Sejumlah siswa dari SMP Kemala Bhayangkari Surabaya serta unsur Forkopimcam Asemrowo turut terjun langsung ke lumpur untuk menanam bibit.

Keterlibatan para siswa ini diharapkan mampu memupuk rasa cinta lingkungan sejak dini.

“Melalui aksi ini menjadi pesan kuat akan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keseimbangan alam, ” tambah Ny.Dina.

Setelah prosesi penanaman selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial (Baksos).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar, Yayasan Kemala Bhayangkari menyerahkan tali asih dan cinderamata kepada masyarakat setempat. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Tersangka dan Ratusan Okerbaya Diamankan

Published

on

NGAWI – Satresnarkoba Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang kesehatan dengan mengamankan seorang pria berinisial CW (25) di wilayah Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi.

Dari tangan pelaku, petugas menyita ratusan butir obat keras berbahaya (Okerbaya)daftar G, di antaranya Trihexyphenidyl, Dolgesik, Alprazolam, dan Atarax.

Selain itu barang bukti uang tunai sejumlah Rp. 250.000,- yang diduga hasil transaksi dan satu unit telepon genggam yang digunakan dalam aktivitas peredaran juga diamankan petugas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasatresnarkoba AKP Marji Wibowo menegaskan peredaran sediaan farmasi tanpa izin dan penyalahgunaan obat keras berbahaya menjadi perhatian serius.

“Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk peredaran gelap obat berbahaya di wilayah Kabupaten Ngawi,” ujar AKP Marji Wibowo, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, pengungkapan ini juga menjadi bentuk keseriusan Polres Ngawi dalam menutup ruang gerak pelaku peredaran obat-obatan terlarang.

“Pengungkapan ini merupakan komitmen Satnarkoba Polres Ngawi dalam memberantas peredaran obat keras ilegal yang berpotensi merusak generasi muda dan mengganggu kamtibmas,” ujarnya.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan persangkaan pasal 435 dan atau pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan pasal 60 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Polres Ngawi Polda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran obat keras ilegal di lingkungannya.

“Segera laporkan ke Kepolisian, maka kami akan tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Berita

Hari Bumi, Polres Madiun Gandeng Perhutani Tanam Ribuan Bibit

Published

on

MADIUN – Polres Madiun Polda Jawa Timur bersama Perhutani KPH Madiun melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2026.

Kegiatan ini digelar pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.250 bibit tanaman ditanam, yang terdiri dari berbagai jenis pohon seperti jati, johar, dan alpukat.

Penanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud sinergi antara aparat kepolisian dan instansi kehutanan dalam menjaga keberlangsungan alam.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Ia menegaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Bumi, namun juga langkah konkret dalam menjaga kelestarian hutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk generasi mendatang,” ujar AKBP Kemas.

Sementara itu, Kepala Perhutani KPH Madiun Rusydi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Polres Madiun Polda Jatim dalam kegiatan penghijauan ini.

Ia menuturkan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun.

“Perhutani KPH Madiun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Ia berharap pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta ekosistem hutan. (*)

Continue Reading

Trending