Connect with us

Berita

Kapolres Pasuruan Kota Laksanakan Safari Masjid Subuh di Masjid Al Ikhlas Pohjentrek

Published

on

whatsapp image 2025 01 30 at 16.54.44 996a29a5

Polresta Pasuruan – Dalam upaya mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara S.I.K., M.I.Kom., melaksanakan kegiatan Safari Masjid Subuh di Masjid Al Ikhlas, Kecamatan Pohjentrek. Kegiatan ini merupakan bagian dari program kepolisian yang bertujuan untuk bersilaturahmi dengan masyarakat serta menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas, terutama terkait antisipasi tindak kejahatan, bahaya narkoba, dan kenakalan remaja seperti tawuran. Kamis(30/1/2025)

Kapolres Pasuruan Kota beserta jajaran disambut hangat oleh pengurus dan jamaah Masjid Al Ikhlas. Setelah menunaikan shalat subuh berjamaah, Kapolres menyampaikan beberapa pesan penting kepada masyarakat terkait situasi keamanan di wilayah Pasuruan Kota.

Dalam sambutannya, Kapolres menegaskan bahwa kedatangan pihak kepolisian ke masjid bukan hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk menjalin silaturahmi dengan masyarakat serta memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga keamanan lingkungan bersama-sama.

“Kedatangan kami ke Masjid Al Ikhlas ini adalah untuk menjalin silaturahmi dengan warga sekaligus menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas. Kami ingin masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan bersama-sama mencegah tindak kejahatan.” Ucap Kapolres.

Beliau juga menyoroti beberapa permasalahan yang saat ini menjadi perhatian serius, seperti maraknya aksi begal, peredaran narkoba, serta meningkatnya tawuran yang melibatkan para pemuda.

Kapolres mengingatkan warga agar selalu waspada terhadap aksi kriminalitas, terutama pembegalan yang kerap terjadi di jalan-jalan sepi pada malam hingga dini hari.

“Kami mengimbau kepada warga agar lebih berhati-hati saat bepergian di malam hari, terutama di jalanan yang sepi dan minim penerangan. Jika tidak mendesak, hindari keluar rumah sendirian pada jam-jam rawan. Laporkan segera ke pihak kepolisian jika melihat atau mengalami kejadian mencurigakan.” Ujar AKBP Davis.

Selain begal, Kapolres juga menyoroti bahaya narkoba yang semakin marak dan menyasar generasi muda. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama orang tua dan tokoh agama, untuk ikut serta dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kami berharap masyarakat, terutama para orang tua, lebih aktif mengawasi pergaulan anak-anak mereka. Narkoba bisa merusak masa depan generasi muda. Jika ada informasi terkait penyalahgunaan atau peredaran narkoba, segera laporkan kepada kami agar bisa segera ditindaklanjuti.” Ucap Kapolres.

Sebagai upaya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, Kapolres juga menyampaikan bahwa pihaknya secara rutin menggelar operasi dan razia terpadu di berbagai titik di Pasuruan Kota.

“Kami terus meningkatkan patroli dan razia untuk menekan angka kejahatan di wilayah Pasuruan Kota. Setiap malam, kami menurunkan tim untuk melakukan pemantauan guna mencegah tindak kriminalitas, termasuk begal, narkoba, dan aksi tawuran.” Tambah AKBP Davis.

Kegiatan Safari Masjid Subuh ini mendapat apresiasi tinggi dari takmir Masjid Al Ikhlas Pak Maksum dan para jamaah. Mereka merasa senang dan berterima kasih atas kehadiran Kapolres serta jajarannya yang mau bersilaturahmi dan berdialog langsung dengan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kunjungan dari Kapolres Pasuruan Kota beserta rombongan. Kehadiran beliau tidak hanya untuk sholat berjamaah, tetapi juga memberikan nasihat serta motivasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap keamanan lingkungan. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut.” Ucap Maksum.

whatsapp image 2025 01 30 at 16.55.34 d51b8ba4

Para jamaah berharap agar kegiatan ini bisa dilakukan secara berkala di berbagai masjid lainnya di Pasuruan Kota, sehingga semakin banyak warga yang mendapatkan manfaat dari pesan-pesan Kamtibmas yang disampaikan oleh kepolisian.

Di akhir acara, Kapolres Pasuruan Kota mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, serta menjadikan masjid sebagai pusat edukasi dan pembinaan moral bagi generasi muda.

“Kami berharap kerja sama antara masyarakat dan kepolisian semakin erat. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman untuk kita semua.” Tutup Kapolres.

Kegiatan Safari Masjid Subuh ini akan terus dilakukan di berbagai masjid di wilayah Pasuruan Kota sebagai bagian dari upaya kepolisian untuk mendekatkan diri dengan masyarakat serta menciptakan kondisi Kamtibmas yang lebih baik.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas Sejak Dini

Published

on

MALANG – Satlantas Polres Malang terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas kepada kalangan pelajar.

Kali ini, sebanyak 1.250 siswa-siswi SMA Negeri 1 Sumberpucung mendapat pembekalan mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, Senin (20/7/2026).

Kegiatan yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Sumberpucung itu diisi langsung oleh personel Satlantas Polres Malang dengan materi seputar keselamatan berkendara, penggunaan helm berstandar SNI, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas, hingga etika berkendara yang aman dan bertanggung jawab.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska mengatakan, edukasi kepada pelajar menjadi salah satu langkah preventif untuk membentuk karakter generasi muda yang sadar akan pentingnya keselamatan di jalan raya.

“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini,” ujar AKP Muhammad Alif.

Menurut AKP Muhammad Alif, pelajar merupakan generasi penerus yang harus memahami bahwa keselamatan berlalulintas, dimulai dari disiplin mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghormati pengguna jalan lainnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi interaktif berupa tanya jawab.

Para siswa tampak antusias mengikuti pembahasan mengenai risiko pelanggaran lalu lintas, pentingnya penggunaan helm berstandar SNI, serta dampak kecelakaan yang kerap diawali dari kelalaian pengendara.

AKP Chelvin menambahkan, edukasi keselamatan berlalu lintas akan terus dilakukan secara berkelanjutan di berbagai sekolah selama masa MPLS maupun pada kegiatan pembinaan lainnya.

“Harapannya para pelajar tidak hanya memahami aturan lalu lintas, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan di lingkungan keluarga, sekolah, maupun masyarakat,”pungkasnya. (*)

Continue Reading

Berita

Respon Cepat Laporan Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi

Published

on

NGAWI – Respons cepat kembali ditunjukkan jajaran Polres Ngawi Polda Jatim dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110.

Kebakaran lahan di wilayah Timur Monumen Suryo, tepatnya di Dusun Blumbang, Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar Kabupaten Ngawi berhasil dipadamkan.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Kedunggalar AKP Karno mengatakan, setelah menerima laporan warga melalui call center 110 adanya kebakaran lahan, anggota Polsek Kedunggalar segera melakukan penyisiran di lokasi.

“Sampai di lokasi, kami bersama warga menemukan titik api yang masih berukuran kecil dan langsung melakukan pemadaman sehingga api tidak meluas ke area sekitar,” kata AKP Karno, Senin (20/7/2026).

Ia kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan, terutama pada musim kemarau, guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Musim kemarau ini rawan terjadi kebakaran, jadi kami imbau kepada warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar sampah sembarangan,” ujar AKP Karno.

Selain itu AKP Karno juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 gratis, apabila mengetahui adanya kejadian yang memerlukan kehadiran polisi.

“Respons cepat masyarakat yang melaporkan dan petugas yang menindaklanjuti menjadi kunci untuk mencegah kejadian berkembang menjadi lebih besar,” tegas AKP Karno.

Untuk mencegah terjadinya kebaran hutan dan lahan (Karhutla), Polsek Kedunggalar Polres Ngawi juga rutin patroli di kawasan hutan yang ada di wilayah hukumnya.

“Patroli rutin kami laksanakan untuk mencegah Karhutla,” pungkas AKP Karno. (*)

Continue Reading

Berita

Polda Jatim dan BKKBN Perkuat Sinergi Percepat Penurunan Stunting dan Bangun Ketahanan Keluarga

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur bersama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Jawa Timur memperkuat sinergi dalam mendukung program prioritas pemerintah, mulai dari percepatan penurunan stunting, pembangunan keluarga berkualitas, hingga edukasi bagi calon pasangan muda.

Komitmen tersebut disampaikan dalam audiensi yang dipimpin Wakapolda Jawa Timur Brigjen Pol Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H. bersama Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur di Selasar Patuh Mapolda Jatim, Selasa (21/7/2026).

Audiensi juga dihadiri Kepala Perwakilan BKKBN Jawa Timur, Inspektur Wilayah III Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Brigjen Pol. Hery Wiyanto dan pejabat utama Polda Jatim.

Brigjen Pol Pasma mengatakan, kolaborasi lintas sektor menjadi faktor penting dalam menyukseskan berbagai program pemerintah yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan keluarga.

“Silaturahmi ini diharapkan semakin memperkuat sinergi antara Polda Jawa Timur dan BKKBN,”ujar Brigjen Pasma.

Wakapolda Jatim menegaskan, Polda Jawa Timur siap mendukung seluruh program prioritas pemerintah, termasuk melakukan penyesuaian kerja sama yang telah terjalin agar selaras dengan kebutuhan saat ini.

“Kami juga membuka ruang koordinasi untuk pelaksanaan sosialisasi kepada personel melalui Biro SDM maupun satuan terkait sehingga program-program BKKBN dapat diimplementasikan secara optimal,”ungkap Brigjen Pasma.

Menurut Brigjen Pasma, sinergi tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antarinstansi dalam mewujudkan keluarga yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting.

Sementara itu, Inspektur Wilayah III Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Brigjen Pol. Hery Wiyanto menyampaikan apresiasi atas komitmen Polda Jatim dalam mendukung berbagai program pembangunan keluarga.

“Kerja sama Polri dan BKKBN harus terus diperkuat melalui implementasi yang nyata di lapangan,” ujar Brigjen Pol Hery.

Menurutnya, kolaborasi ini tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat, tetapi juga mendukung keberhasilan program prioritas seperti program Siap Nikah, pemeriksaan ibu hamil, keluarga berencana dengan semangat ‘Dua Anak Lebih Sehat’, hingga percepatan penurunan stunting.

Brigjen Hery menjelaskan, sekitar 1.300 Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) di seluruh kecamatan di Jawa Timur telah diarahkan untuk bersinergi dengan Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi dan pendampingan kepada masyarakat.

Selain itu, apabila terdapat Sentra Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri yang belum mendata kelompok sasaran 3B, yakni ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, BKKBN siap melakukan koordinasi agar intervensi gizi dapat berjalan optimal sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur Shodiqin mengatakan, pihaknya berharap dukungan Polda Jatim dalam menyukseskan sejumlah program prioritas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN.

Ia berharap sinergi ini semakin diperkuat melalui dukungan Polda Jawa Timur terhadap berbagai program prioritas, seperti TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak), GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia), GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), SIDAYA (Lansia Berdaya), serta pemanfaatan Superapps SAKINA sebagai layanan konsultasi keluarga.

“Kami juga berharap sosialisasi program-program tersebut dapat menjangkau peserta didik di SPN Polda Jatim sehingga dapat membentuk keluarga yang sehat, berkualitas, dan bebas stunting sejak dini,” ujar Shodiqin.

Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga membahas penyesuaian nota kesepahaman (MoU) yang akan berakhir pada 2027 agar tetap relevan dengan perkembangan program pemerintah. (*)

Continue Reading

Trending