Berita
Satreskrim Polres Pasuruan Kota Berhasil Ungkap Kasus Kekerasan Terhadap Anak di Bawah Umur

Polresta Pasuruan – Dalam rangkaian kegiatan Operasi Pekat Semeru 2 2025, Satreskrim Polres Pasuruan Kota Polda Jatim berhasil mengungkap kasus tindak pidana kekerasan secara bersama-sama terhadap anak di bawah umur, yang dilakukan oleh anggota salah satu perguruan silat di wilayah Kota Pasuruan. Sabtu (10/5/2025).
Kronologi kejadian bermula pada Sabtu, 26 April 2025, saat tersangka berinisial AR, yang merupakan salah satu anggota perguruan silat di Kota Pasuruan, menerima pesan gambar dari seseorang berinisial Y. Gambar tersebut merupakan tangkapan layar (screenshot) yang menampilkan empat orang dengan wajah ditutupi gambar kera yang dicoret, diduga sebagai bentuk penghinaan terhadap perguruan silat mereka.
Merasa tersinggung dan tidak terima, tersangka AR lantas membagikan gambar tersebut ke dalam grup WhatsApp bernama “PASKER BONDET”, yang beranggotakan sesama anggota perguruan silat.
Pada hari yang sama, tersangka AR bersama tersangka lainnya, MF sama anggota perguruan silat, berinisiatif mencari keberadaan korban berinisial MIS, yang diketahui sebagai anggota perguruan silat lainnya dan masih berstatus anak di bawah umur. Berdasarkan informasi, korban berada di wilayah Kecamatan Bugul Kidul, Kota Pasuruan.
Kedua tersangka kemudian mendatangi Masjid Al-Mahsyur di Bugul Kidul, di mana mereka melihat korban MIS sedang berada di gazebo bersama dua orang temannya. Dengan dalih ajakan biasa, AR dan MF mengajak korban pergi ke depan rumah AR yang berada di wilayah Kecamatan Purworejo, Kota Pasuruan.
Sesampainya di lokasi, korban langsung menjadi sasaran pemukulan secara bergantian oleh AR dan MF. Korban dipukul pada bagian pipi kiri, dada, dan punggung, hingga mengalami trauma fisik dan psikis. Aksi ini menjadi bentuk kekerasan fisik yang jelas melanggar hukum, terlebih karena korban masih di bawah umur.
Menindaklanjuti laporan dari keluarga korban, Satreskrim Polres Pasuruan Kota langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi serta mengamankan para tersangka berikut barang bukti yang digunakan dalam aksi kekerasan tersebut.
Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh petugas meliputi:
* 1 potong kaos warna putih
* 1 buah celana kain panjang warna biru dongker
* 1 potong kaos biru merk RE COMENDZ bertuliskan “CREATE FUTURE”
* 1 potong sarung merk WADIMOR motif batik coklat hitam
* 1 buah kopiah warna hitam
* 1 jaket hoodie hitam merk JDM Clothing bertuliskan “TEAM GANESA”
* 2 buah senjata tajam jenis samurai
* 1 kaos hitam bertuliskan “CITY OF BONDHET, PASKER, KOTA PASURUAN”
* 1 celana silat warna hitam
Kapolres Pasuruan Kota melalui Kasatreskrim Iptu Choirul Mustofa S.H. M.H. menyampaikan bahwa pihaknya akan menindak tegas segala bentuk kekerasan, apalagi yang dilakukan secara berkelompok dan terhadap anak di bawah umur.
“Ini menjadi perhatian serius kami. Tidak ada tempat bagi tindakan kekerasan, terlebih lagi yang melibatkan perguruan silat sebagai latar belakang. Silat itu harusnya jadi warisan budaya dan alat pemersatu, bukan dijadikan alasan untuk melakukan kekerasan,” tegasnya.
Saat ini, kedua pelaku telah diamankan di Mapolres Pasuruan Kota dan tengah menjalani proses hukum lebih lanjut. Polres Pasuruan Kota juga terus melakukan pendalaman apakah ada pelaku lain yang terlibat dalam kelompok tersebut.
Polres Pasuruan Kota mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat dan pengurus perguruan silat untuk bersama-sama menjaga situasi kondusif di tengah masyarakat serta tidak mudah terprovokasi oleh hal-hal di media sosial yang belum tentu benar.
Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan dapat memberikan efek jera serta mencegah kejadian serupa terulang kembali. Operasi Pekat Semeru 2 2025 akan terus dilanjutkan untuk memberantas segala bentuk penyakit masyarakat, demi mewujudkan keamanan dan kenyamanan bagi seluruh warga Kota Pasuruan.
Berita
Patroli Polsek Rejoso Gelar Komunikasi Aktif Bersama Perangkat Desa Sambirejo, Perkuat Harkamtibmas
Polresta Pasuruan – Dalam rangka memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), personel Polsek Rejoso Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis sekaligus komunikasi aktif bersama perangkat desa di Balai Desa Sambirejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah desa dalam menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di tengah masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Rejoso berdialog secara langsung dengan perangkat desa guna menyerap informasi terkait perkembangan situasi kamtibmas di wilayah Desa Sambirejo. Selain menjalin silaturahmi, petugas juga mengajak perangkat desa untuk terus meningkatkan koordinasi dan komunikasi dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan, serta bersama-sama memberikan edukasi kepada masyarakat agar senantiasa menjaga kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, dan segera melaporkan apabila mengetahui adanya potensi gangguan kamtibmas maupun tindak kriminalitas.
Kapolsek Rejoso, AKP Bambang Pamungkas, mengatakan bahwa komunikasi aktif dengan perangkat desa merupakan salah satu langkah preventif yang terus dikedepankan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Menurutnya, pemerintah desa memiliki peran yang sangat strategis karena menjadi mitra Polri yang paling dekat dengan masyarakat.
“Melalui sinergi, koordinasi, dan komunikasi yang baik, berbagai informasi terkait potensi gangguan kamtibmas dapat kami terima lebih cepat sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan secara tepat dan efektif,” ujarnya.
Lebih lanjut, AKP Bambang Pamungkas mengajak seluruh perangkat desa untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, menghidupkan budaya gotong royong, serta mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
“Apabila terdapat permasalahan di lingkungan maupun potensi tindak kriminalitas, segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas atau melaporkannya ke Polsek Rejoso maupun melalui Call Center Polri 110. Dengan kebersamaan dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, kami optimistis situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Rejoso akan tetap aman, tertib, dan kondusif,” tambahnya.
Melalui kegiatan patroli dialogis dan komunikasi aktif yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Rejoso berharap kemitraan dengan pemerintah desa dan seluruh elemen masyarakat semakin kuat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif, sekaligus memperkuat kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam mewujudkan harkamtibmas yang berkelanjutan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Berita
Jaga Kebugaran dan Kesiapan Fisik Personel, Polres Pasuruan Kota Gelar Olahraga Bersama
Polres Pasuruan Kota – Dalam rangka menjaga kebugaran jasmani sekaligus meningkatkan kesiapan fisik personel dalam menghadapi pelaksanaan tugas kepolisian, Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan olahraga bersama pada Jumat (10/7/2026) di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada Nomor 19, Kota Pasuruan.
Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh personel Polres Pasuruan Kota, mulai dari pejabat utama, para perwira, bintara, hingga ASN Polri. Olahraga bersama diawali dengan pelaksanaan apel pagi, dilanjutkan pemanasan, senam bersama, serta berbagai aktivitas olahraga guna menjaga kebugaran dan meningkatkan daya tahan fisik personel.
Olahraga rutin ini merupakan salah satu bentuk pembinaan sumber daya manusia yang secara konsisten dilaksanakan Polres Pasuruan Kota. Selain menjaga kesehatan, kegiatan tersebut juga bertujuan membangun semangat kebersamaan, memperkuat soliditas, dan meningkatkan kekompakan antarpersonel dalam mendukung pelaksanaan tugas kepolisian yang semakin dinamis.
Kabag SDM Polres Pasuruan Kota, Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto, mengatakan bahwa kondisi fisik yang prima merupakan modal utama bagi setiap anggota Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, pembinaan fisik melalui olahraga menjadi bagian penting dalam menjaga profesionalisme personel.

“Olahraga bersama ini tidak hanya bertujuan menjaga kesehatan, tetapi juga membentuk disiplin, meningkatkan semangat, serta memastikan seluruh personel selalu siap menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan. Personel yang sehat dan bugar akan mampu memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat,” ujar Kompol Nanang Fendi Dwi Susanto.
Menurutnya, tuntutan tugas kepolisian yang semakin kompleks mengharuskan setiap personel memiliki kondisi fisik dan mental yang baik. Dengan rutin berolahraga, diharapkan daya tahan tubuh, konsentrasi, serta kemampuan personel dalam menghadapi berbagai situasi di lapangan dapat terus terjaga secara optimal.
Selain menjadi sarana pembinaan fisik, olahraga bersama juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk mempererat hubungan antaranggota. Kebersamaan yang terjalin melalui kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan koordinasi, komunikasi, dan sinergi internal sehingga pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan lebih efektif dan profesional.
Melalui kegiatan olahraga bersama ini, Polres Pasuruan Kota menegaskan komitmennya untuk terus membina kualitas sumber daya manusia Polri yang sehat, tangguh, profesional, dan Presisi. Dengan personel yang memiliki kesiapan fisik dan mental yang optimal, diharapkan pelayanan kepada masyarakat serta pemeliharaan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota dapat terus terlaksana secara maksimal.
Berita
Patroli Dialogis Polsek Lekok, Wujud Sinergi Polisi dan Tokoh Agama Menjaga Kondusivitas Wilayah
Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap aman dan kondusif, personel Polsek Lekok Polres Pasuruan Kota melaksanakan patroli dialogis dengan tokoh agama di Desa Rowogempol, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, pada Jumat (10/7/2026). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam memperkuat sinergi dengan seluruh elemen masyarakat guna menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan harmonis.
Dalam kegiatan tersebut, personel Polsek Lekok menjalin silaturahmi sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada tokoh agama. Selain mengajak masyarakat untuk terus menjaga persatuan, kerukunan, dan toleransi, petugas juga mengimbau agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya.
Kapolsek Lekok, AKP H. Mawan Budi P, mengatakan bahwa patroli dialogis merupakan salah satu upaya preventif yang secara rutin dilaksanakan untuk mempererat kemitraan antara Polri dengan tokoh agama maupun seluruh komponen masyarakat. Menurutnya, komunikasi yang baik menjadi kunci dalam membangun deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas.
“Patroli dialogis ini merupakan salah satu upaya preventif yang secara rutin kami laksanakan untuk mempererat sinergi antara Polri dengan seluruh elemen masyarakat, khususnya para tokoh agama. Kami meyakini bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab Kepolisian, tetapi juga membutuhkan peran aktif seluruh komponen masyarakat. Oleh karena itu, melalui komunikasi yang baik dan silaturahmi yang terus terjalin, kami berharap setiap informasi maupun potensi gangguan kamtibmas dapat dideteksi sejak dini sehingga dapat dicegah bersama,” ujar AKP H. Mawan Budi P.
Ia menambahkan, tokoh agama memiliki peran penting dalam memberikan edukasi dan menyejukkan masyarakat melalui pesan-pesan yang mengedepankan persatuan, kerukunan, dan saling menghormati. “Kami juga mengajak para tokoh agama untuk terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif. Apabila mengetahui adanya tindak pidana maupun potensi gangguan keamanan, masyarakat diharapkan segera menghubungi Bhabinkamtibmas, Polsek Lekok, atau melalui Call Center Polri 110 agar dapat segera kami tindak lanjuti,”pungkasnya.
Melalui patroli dialogis yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Lekok berharap sinergi dengan tokoh agama dan seluruh elemen masyarakat semakin erat. Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Kecamatan Lekok senantiasa aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan rasa aman dan nyaman.
-
Berita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Berita9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Berita5 bulan agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Berita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Berita9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Berita9 tahun agoUber and Lyft are finally available in all of New York State
-
Berita9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Berita9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors


