Berita
Antisipasi Kenakalan Remaja Polres Pasuruan Kota Gelar Friday Night Run 2025
Polres Pasuruan kota– Dalam rangka mengantisipasi potensi kenakalan remaja, Polres Pasuruan Kota menggelar kegiatan Friday Night Run 2025 pada Jumat malam (22/8/2025). Kegiatan yang dipusatkan Lapangan Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota Jalan Gajah Mada 19 Kota Pasuruan dan diikuti oleh ratusan peserta yang mayoritas berasal dari kalangan pelajar, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum.
Kapolres Pasuruan Kota AKBP. H.Davis Busin Siswara, S.I.K.,M.I.Kom, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program preventif kepolisian untuk menciptakan ruang positif bagi para remaja. “Melalui Friday Night Run, kami ingin memberikan wadah yang sehat, kreatif, dan penuh energi bagi generasi muda. Sehingga mereka tidak mudah terjerumus dalam perilaku negatif seperti balap liar, konsumsi minuman keras, maupun pergaulan bebas yang rawan terjadi di malam akhir pekan,” tegas Kapolres.
Friday Night Run 2025 tidak hanya sekadar olahraga malam, tetapi juga dibalut dengan nuansa hiburan dan edukasi. Sebelum lari bersama dimulai, para peserta diberikan penyuluhan singkat mengenai bahaya narkoba, pentingnya tertib lalu lintas, serta pesan-pesan kamtibmas. Selanjutnya, peserta diajak mengikuti lari santai dengan rute yang mengelilingi jalan protokol Kota Pasuruan, didampingi oleh personel Satlantas Polres Pasuruan Kota yang bertugas menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan tersebut.
Selain itu, Untuk lebih menyemarakan Friday Night Run 2025 Polres Pasuruan Kota juga menggandeng komunitas olahraga.
Selanjutnya diarea finish para peserta di suguhkan banyak doorprize menarik. Hal ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kebersamaan, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan minat para remaja untuk berolahraga.
Salah seorang peserta Friday Night Fun, Dimas (17), pelajar asal Kecamatan Bugulkidul Kota pasuruan mengaku senang bisa mengikuti acara ini. “Biasanya kalau akhir pekan seperti malam ini saya dan teman-teman nongkrong di jalan, tapi kali ini kami bisa ikut kegiatan positif lari bareng sambil dapat pengalaman baru yang diadakan oleh Polres Pasuruan Kota. Semoga acara seperti ini kedepan bisa rutin diselenggarakan,” ujarnya.
Kapolres Pasuruan Kota menambahkan, kegiatan Friday Night Run akan terus dikembangkan sebagai program berkelanjutan untuk menekan angka kenakalan remaja. “Kami tidak hanya fokus pada penegakan hukum, tapi juga pada upaya pencegahan. Anak-anak muda harus diberikan kegiatan positif agar bisa tumbuh menjadi generasi yang sehat, produktif, dan berdaya saing,” pungkasnya.
Dengan semangat kebersamaan antara Polri, pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat, Friday Night Run 2025 diharapkan menjadi langkah nyata Polres Pasuruan Kota dalam menciptakan suasana aman, nyaman, dan kondusif, khususnya di akhir pekan yang kerap menjadi momen rawan bagi kenakalan remaja.
Berita
Wakapolri Dorong Brimob Tingkatkan Kapabilitas, Siap Hadapi Tantangan Baru

Depok – Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, mendorong Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri untuk terus meningkatkan kapabilitas, profesionalisme, dan modernisasi satuan guna siap menghadapi berbagai tantangan baru yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan dalam kegiatan Rakernis Korbrimob Polri T.A. 2026 yang dilaksanakan pada Kamis, 23 April 2026 di Gedung Satya Haprabu Mako Brimob Polri, Kelapa Dua, Depok, di hadapan Dankorbrimob Polri Komjen Pol Ramdani Hidayat, Wadankorbrimob Polri Irjen Pol. Reza Arief Dewanto, serta seluruh pejabat utama Korbrimob dan Dansat Brimob se-Indonesia.
Dalam arahannya, Wakapolri menyampaikan apresiasi tertinggi atas dedikasi dan profesionalisme Korbrimob Polri sepanjang tahun 2025. Berbagai capaian membanggakan berhasil diraih, antara lain keberhasilan pelaksanaan Operasi Damai Cartenz, prestasi di ajang internasional World Police & Fire Games, serta penghargaan Kompolnas Award sebagai Satker Mabes Polri terbaik. Capaian ini menunjukkan bahwa Brimob memiliki kapasitas yang semakin kuat dan mampu bersaing di tingkat global.
Wakapolri menegaskan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, termasuk munculnya ancaman keamanan hybrid yang menggabungkan gangguan fisik, provokasi digital, serta disinformasi. Oleh karena itu, peningkatan kemampuan personel, penguatan sistem, serta strategi yang adaptif menjadi kunci utama dalam menjawab dinamika tersebut.
Dalam konteks pelayanan kepada masyarakat, Wakapolri menekankan pentingnya pergeseran paradigma melalui prinsip “Melayani, Bukan Menghadapi”. Brimob diharapkan hadir sebagai pelindung dan pengayom yang menjamin keamanan, sekaligus memberikan rasa aman yang menenangkan bagi masyarakat.
Selain itu, Wakapolri mendorong penguatan pelaksanaan tugas berbasis riset dengan memanfaatkan ekosistem akademik melalui pembentukan Pusat Studi Kepolisian guna meningkatkan kemampuan analisis terhadap ancaman keamanan asimetris.
Sejalan dengan itu, percepatan adaptasi teknologi modern menjadi perhatian utama, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (AI), drone surveillance, dan body-worn camera, guna meningkatkan transparansi, akuntabilitas, serta meminimalkan kesalahan prosedur dalam pelaksanaan tugas di lapangan.
Wakapolri juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi bencana, khususnya kemarau panjang yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot) kebakaran hutan dan lahan. Untuk itu, kesiapan alutsista SAR dan personel harus selalu dalam kondisi siap operasional guna memberikan respons cepat dan tepat dalam melindungi masyarakat.
Sebagai arah pengembangan ke depan, Wakapolri menjabarkan Road Map Transformasi Korbrimob yang terbagi dalam tiga fase utama, yaitu pembangunan fondasi, pengembangan kapabilitas, hingga pencapaian keunggulan global (world class) baik pada domain fisik maupun siber.
Menutup arahannya, Wakapolri menegaskan bahwa peningkatan jumlah pasukan tidak akan memberikan dampak optimal tanpa didukung oleh sistem yang kuat, strategi yang tepat, serta kualitas personel yang profesional, unggul, dan humanis.
Polri berkomitmen untuk terus memperkuat Korbrimob sebagai satuan yang modern, adaptif, dan terpercaya, serta selalu hadir memberikan perlindungan, pelayanan, dan rasa aman bagi masyarakat di seluruh Indonesia.
Berita
Polda Jatim Gagalkan Penyelundupan Solar Subsidi ke Kalimantan, Tersangka Asal Blora Diamankan

SURABAYA,– Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Jawa Timur mengungkap kasus penyalahgunaan pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.
Direktur Polairud Polda Jatim, Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin menjelaskan pengungkapan kasus ini berawal dari informasi dari masyarakat terkait pengiriman BBM subsidi diduga tanpa dokumen resmi dari Blora, Jawa Tengah menuju Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada Senin (20/4/2026).
“Informasi tersebut kami tindak lanjuti dengan penyisiran di Pelabuhan Tanjung Perak, hingga ditemukan puluhan jerigen di truk Hino bernopol K 8779 NE di atas Kapal KM Jambo XII,” kata Kombes Arman didampingi Kabid Humas Polda Jatim,Kombes Pol Jules Abraham Abast, Kamis (23/4/26).
Dari hasil pemeriksaan, Polisi menemukan 31 jerigen berisi solar bersubsidi dengan total sekitar 930 liter.
Dalam kasus ini, petugas mengamankan satu tersangka berinisial NNG (52), warga Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
Modus yang digunakan pelaku tergolong terstruktur. Pelaku memerintahkan pekerjanya membeli BBM di SPBU menggunakan barcode kendaraan, kemudian memindahkan solar dari tangki ke jerigen menggunakan pompa dan selang.
“Setelah terkumpul, BBM tersebut dikirim ke Pangkalan Bun untuk kebutuhan operasional pengolahan limbah plastik milik pelaku,” jelas Kombes Arman.
Ia menegaskan, pengungkapan ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menindak praktik ilegal yang merugikan negara.
“Pengungkapan ini sesuai instruksi Presiden untuk memberantas aktivitas ilegal, khususnya penyalahgunaan BBM bersubsidi,” tegasnya.
Kombes Arman juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus bersinergi dengan berbagai instansi lintas sektor untuk memberantas praktik penyelundupan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi.
“Kami akan terus menjalin sinergi untuk memutus rantai penyelundupan BBM subsidi, baik antar provinsi maupun di wilayah hukum Polda Jawa Timur,” pungkasnya.
Akibat perbuatan tersangka tersebut, negara diperkirakan mengalami kerugian hingga sekitar Rp.300 juta, jika dikonversikan dengan harga BBM industri.
Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda hingga Rp.60 miliar. (*)
Berita
Perkuat Pondasi Kamtibmas, Kapolres Pasuruan Kota Gelar Silaturahmi Dengan Habib Qodir Assegaf
Polresta Pasuruan – Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K.,M.Si terus memperkuat pondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pendekatan humanis dan sinergis. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan silaturahmi bersama tokoh agama, yakni Habib Qodir Assegaf, sebagai bagian dari strategi membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat.
Kegiatan silaturahmi dilaksanakan pada hari Kamis, 23 April 2026, bertempat di kediaman Habib Qodir Assegaf yang berlokasi di Jalan KH Abdul Hamid, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Panggungrejo, Kota Pasuruan. Suasana penuh keakraban dan kekeluargaan mewarnai pertemuan tersebut.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, didampingi Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Yokhbeth Wally serta para Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota yang turut serta dalam mempererat hubungan dengan tokoh agama.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Pasuruan Kota menyampaikan bahwa sinergitas antara Polri dan tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas. Menurutnya, ulama memiliki pengaruh besar dalam membimbing masyarakat menuju kehidupan yang damai dan harmonis.

“Silaturahmi ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk terus memperkuat sinergitas antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Kami menyadari bahwa peran ulama sangat penting dalam memberikan kesejukan serta membangun kesadaran masyarakat akan pentingnya persatuan dan kedamaian,” ujar AKBP Titus Yudho Uly.
Silaturahmi ini juga dimanfaatkan sebagai sarana untuk bertukar informasi serta menyerap aspirasi dari tokoh agama. Dengan komunikasi yang terbuka, diharapkan setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi sejak dini melalui langkah-langkah persuasif dan kolaboratif.
Sementara itu, Habib Qodir Assegaf menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Pasuruan Kota beserta jajaran. Ia menegaskan pentingnya kebersamaan antara aparat keamanan dan tokoh agama dalam menjaga persatuan dan ketentraman masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan tokoh agama semakin kuat, sehingga situasi kamtibmas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota tetap aman, kondusif, serta penuh dengan nilai-nilai kebersamaan dan persatuan.
-
Berita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Berita9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Berita2 bulan agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Berita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Berita9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Berita9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Berita9 tahun agoUber and Lyft are finally available in all of New York State
-
Berita9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors



