Berita
Dalam Rangka Harkamtibmas, Polsek Grati Intensifkan Patroli Dialogis Kamtibmas Bersama Tokoh Masyarakat
Polresta Pasuruan – Dalam rangka menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, Polsek Grati Polres Pasuruan Kota terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis kamtibmas. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan menyambangi tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga di desa Cukurgondang Kecamatan Grati Kabupaten Pasuruan, Jumat dini hari (03/10/2025).
Patroli dialogis ini dipimpin langsung oleh personel Polsek Grati dengan tujuan mempererat komunikasi dan silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergitas yang baik dalam menjaga keamanan lingkungan sekaligus menyerap aspirasi maupun informasi terkait situasi kamtibmas di sekitar wilayah hukum Polsek Grati.
Kapolsek Grati IPTU Prasetyo Budiarto,SH menyampaikan bahwa kegiatan patroli dialogis merupakan langkah preventif sekaligus upaya mendekatkan diri dengan masyarakat. “Kami ingin masyarakat merasa aman dan nyaman. Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat yang selalu siap mendengarkan dan memberikan solusi terhadap persoalan yang ada,” ujar Kapolsek Grati

Selain berdialog, personel juga memberikan imbauan agar masyarakat tetap menjaga kerukunan, meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak kriminalitas, serta mengaktifkan kembali siskamling. Tokoh masyarakat yang ditemui pun menyambut baik upaya Polsek Grati tersebut dan siap mendukung terwujudnya kamtibmas yang kondusif di lingkungannya.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan terjalin kolaborasi yang erat antara aparat kepolisian dan masyarakat sehingga keamanan dan ketertiban di wilayah Grati dapat senantiasa terjaga dengan baik.
Berita
Peduli Pendidikan, Polres Blitar Gelar Lomba Cerdas Cermat Pelajar Sambut Bhayangkara ke-80

BLITAR – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80, Polres Blitar Polda Jatim menggelar lomba cerdas cermat yang diikuti oleh pelajar tingkat SMA/SMK sederajat se-Kabupaten Blitar, bertempat di Aula Tantya Sudhirajati Polres, Selasa (23/6/2026).
Kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polres Blitar Polda Jatim terhadap pendidikan generasi penerus bangsa.
Melalui kegiatan ini Polres Blitar Polda Jatim memberikan ruang bagi para pelajar untuk mengembangkan kemampuan berpikir kritis, menambah wawasan, serta menumbuhkan keberanian dalam menyampaikan ide dan gagasan secara positif.
Lomba yang berlangsung dengan penuh semangat tersebut diikuti oleh sejumlah sekolah dari berbagai wilayah di Kabupaten Blitar.
Para peserta tampak antusias menjawab berbagai pertanyaan yang telah disiapkan panitia, sehingga suasana kompetisi berlangsung meriah dan edukatif.
Kapolres Blitar, AKBP Rivanda melalui Kasat Binmas AKP Indrayana selaku ketua panitia penyelenggara menyampaikan bahwa kegiatan lomba cerdas cermat ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia pelajar.
“Melalui kegiatan ini Polres Blitar Polda Jatim menunjukan komitmennya turut peduli terhadap dunia pendidikan,” ujar AKP Indrayana.
Melalui lomba cerdas cermat ini, AKP Indrayana berharap para pelajar dapat semakin termotivasi untuk belajar, meningkatkan wawasan kebangsaan, serta membangun karakter yang disiplin, kreatif, dan berprestasi.
“Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus terus didukung untuk meraih masa depan yang lebih baik,” ujar AKP Indrayana.
Ia menegaskan, Polres Blitar Polda Jatim akan tetap berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan positif yang melibatkan generasi muda sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berkarakter guna menyongsong Indonesia yang semakin maju. (*)
Berita
Senyum Bahagia Warnai Hari Bhayangkara ke-80 Saat Polres Ngawi Layani Ratusan Anak Khitanan Massal

NGAWI – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Ngawi Polda Jatim menggelar kegiatan khitanan massal sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Bernadip Lantai 3 Polres Ngawi, Jalan JA Suprapto, Kabupaten Ngawi, Selasa (23/6/2026)
Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., didampingi Ketua Bhayangkari Cabang Ngawi Ny. Erine Prayoga, bersama para Pejabat Utama Polres Ngawi dan pengurus Bhayangkari Cabang Ngawi.
Ratusan anak dari berbagai wilayah di Kabupaten Ngawi mengikuti khitanan massal dengan penuh antusias.
Selain mendapatkan layanan khitan gratis yang ditangani tenaga medis profesional, setiap peserta juga menerima cendera mata berupa tas sekolah beserta seperangkat alat tulis sebagai bentuk dukungan Polres Ngawi Polda Jatim untuk memotivasi semangat belajar anak-anak.
Kapolres Ngawi menyampaikan bahwa kegiatan bakti kesehatan yang merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 itu merupakan bentuk nyata kehadiran Polri yang tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga peduli terhadap kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat, meringankan beban masyarakat, serta semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat,” ungkap AKBP Prayoga.
Ia juga berharap, anak-anak yang mengikuti khitanan hari ini menjadi generasi yang sehat, saleh, rajin belajar, dan mampu meraih cita-citanya.
Salah satu peserta khitanan massal bernama Andika (10), yang didampingi orangtuanya Siti, sangat senang dan mengucapkan terima kasih
“Alhamdulillah, anak saya sudah sunat gratis, dapat tas dan alat-alat tulis, terima kasih Polres Ngawi,” kata Siti (*)
Berita
Hadiri Rakernas KSPI 2026, Wakapolri Tegaskan Sinergi Polri dan Buruh untuk Lindungi Hak Pekerja

Jakarta – Wakil Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Wakapolri) Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo menghadiri pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Tahun 2026 yang mengusung tema “Pemerintah Bersih, Buruh Sejahtera” di The Acacia Hotel, Jakarta Pusat, Selasa (23/6/2026).
Komitmen Polri dalam melindungi hak-hak pekerja terus diwujudkan melalui langkah nyata. Melalui Desk Ketenagakerjaan, Polri telah menyelesaikan puluhan perkara ketenagakerjaan, memfasilitasi ribuan pekerja terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) untuk kembali bekerja, serta membuka ruang dialog dan penyampaian aspirasi bagi kalangan buruh. Upaya tersebut menjadi bagian dari sinergi Polri dan pekerja dalam menjaga hubungan industrial yang sehat, adil, dan kondusif.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli, S.T., M.T., Ph.D., Wakil Ketua DPR RI Prof. Dr. Ir. H. Sufmi Dasco Ahmad, S.H., M.H., Ketua Umum KSPI sekaligus Penasihat Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh Said Iqbal, serta para pimpinan serikat pekerja dari berbagai daerah di Indonesia.
Dalam sambutannya, Wakapolri menegaskan bahwa buruh merupakan fondasi sekaligus roda penggerak utama perekonomian nasional. Karena itu, perlindungan terhadap hak-hak pekerja dan peningkatan kesejahteraan buruh menjadi bagian penting dalam menjaga ketahanan ekonomi dan stabilitas nasional.
“Buruh merupakan fondasi dan roda penggerak utama perekonomian. Setiap capaian pertumbuhan ekonomi dan pembangunan nasional tidak dapat dilepaskan dari kontribusi para pekerja Indonesia,” ujar Wakapolri.
Menurutnya, Polri dan buruh memiliki tujuan yang sama, yakni menciptakan iklim kerja yang aman, produktif, dan berkeadilan. Karena itu, hubungan yang terjalin selama ini tidak hanya sebatas pengamanan kegiatan ketenagakerjaan, tetapi berkembang menjadi kemitraan strategis dalam memperjuangkan kesejahteraan pekerja.
“Polri berkomitmen untuk terus membersamai para buruh dalam memperjuangkan hak-haknya. Kami menjaga ruang penyampaian aspirasi agar tetap terbuka, aman, tertib, dan konstruktif, sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan ketenagakerjaan secara humanis dan berkeadilan,” kata Komjen Dedi.
Data Desk Ketenagakerjaan Polri menunjukkan sepanjang tahun 2025 telah diselesaikan 35 perkara tindak pidana ketenagakerjaan, dengan 34 perkara di antaranya melalui pendekatan restorative justice. Sementara pada tahun 2026, sebanyak 9 perkara telah diselesaikan dan seluruhnya melalui mekanisme restorative justice. Selain itu, Polri juga telah memfasilitasi 4.216 pekerja terdampak PHK untuk kembali memperoleh pekerjaan.
Wakapolri menegaskan, berbagai langkah tersebut merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mengawal perlindungan hak pekerja sekaligus menjaga hubungan industrial tetap harmonis.
Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk terus meningkatkan kompetensi, keterampilan, produktivitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi serta kebutuhan industri modern agar tenaga kerja Indonesia semakin kompetitif di tingkat global.
Rakernas KSPI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi buruh sekaligus menghasilkan rekomendasi strategis untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja dan memperkuat kolaborasi antara buruh, pemerintah, dunia usaha, dan Polri.
“Ketika hak-hak pekerja terlindungi, hubungan industrial berjalan harmonis, dan kesejahteraan buruh meningkat, maka stabilitas nasional serta pertumbuhan ekonomi bangsa akan semakin kuat. Untuk itu, sinergi antara Polri dan buruh harus terus diperkuat,” pungkas Wakapolri.
-
Berita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Berita9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Berita4 bulan agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Berita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Berita9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Berita9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Berita9 tahun agoUber and Lyft are finally available in all of New York State
-
Berita9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors



