Berita
Safari Subuh Kapolres Pasuruan Kota: Jalin Silaturahmi, Doakan Kamtibmas Aman dan Kondusif

Polresta Pasuruan – Dalam rangka mempererat silaturahmi sekaligus membangun komunikasi yang harmonis antara Polri dan masyarakat, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara, S.I.K., M.I.Kom. melaksanakan kegiatan Safari Subuh dan Dialog Interaktif bersama masyarakat di Masjid Nurul Aqsa, Perum Karya Bakti, Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan, pada Kamis (30/10/2025).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Pejabat Utama Polres Pasuruan Kota, Kapolsek Gadingrejo KOMPOL Suwarno, S.H., M.H., Takmir Masjid Nurul Aqsa, serta jamaah masyarakat sekitar Perum Karya Bakti.
Setibanya di lokasi, Kapolres Pasuruan Kota bersama rombongan melaksanakan Shalat Subuh berjamaah yang kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan doa bersama. Suasana hangat penuh kekhidmatan menyelimuti kegiatan tersebut, mencerminkan semangat kebersamaan antara Kepolisian dengan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, perwakilan Takmir Masjid Nurul Aqsa, Bapak Muzammil Syafi’i, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Kapolres Pasuruan Kota beserta jajaran.
“Alhamdulillah, pagi ini merupakan kehormatan bagi kami jamaah Masjid Nurul Aqsa karena telah dikunjungi oleh Bapak Kapolres, Bapak Kapolsek, serta jajaran Forkopimka. Masjid ini berdiri sejak tahun 1992 di lingkungan Perum Karya Bakti RW 7, yang memiliki sekitar 400 kepala keluarga atau kurang lebih 2.000 warga,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kegiatan keagamaan di Masjid Nurul Aqsa berjalan rutin dan aktif, seperti pengajian One Day One Hadist setiap pagi, pengajian Sabtu-Minggu, serta kajian khusus ibu-ibu.
“Semua kegiatan ini kami lakukan untuk memperkuat iman dan taqwa warga kami. Alhamdulillah situasi di lingkungan kami aman dan kondusif, salah satunya karena ada dukungan dari aparat Kepolisian,” tambahnya.
Sementara itu, dalam sambutannya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Davis Busin Siswara menyampaikan bahwa kegiatan Safari Subuh ini merupakan agenda rutin yang telah memasuki pelaksanaan ke-67 kalinya.
“Alhamdulillah, Masjid Nurul Aqsa ini sangat ramai dan penuh semangat. Kami datang untuk bersilaturahmi dan juga memohon doa agar keamanan di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota senantiasa terjaga,” ujarnya.
Kapolres menjelaskan, wilayah hukum Polres Pasuruan Kota meliputi 4 kecamatan di Kota dan 7 kecamatan di Kabupaten Pasuruan, dengan total personel sekitar 400 anggota Polri dan 825 personel TNI Kodim yang bersama-sama menjaga situasi Kamtibmas.
Lebih lanjut, Kapolres menyampaikan bahwa tiga gangguan Kamtibmas utama di tahun 2025 yang menjadi perhatian adalah kecelakaan lalu lintas, penyalahgunaan narkoba, dan kejahatan curanmor.
“Banyak pelaku kejahatan yang setelah keluar dari pembinaan di Lapas belum sepenuhnya sadar, sehingga kembali mengulangi perbuatannya. Namun dengan program pemasangan 10.000 CCTV, Alhamdulillah angka tindak kejahatan menurun hingga 30 persen,” ungkapnya.
Kegiatan Safari Subuh tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin KH. Abdullah Sodiq, kemudian dilanjutkan dengan pemberian bingkisan dan sesi foto bersama antara Kapolres dan jamaah.
Kegiatan Safari Subuh Polres Pasuruan Kota ini merupakan bagian dari program kerja Kapolres Pasuruan Kota yang bertujuan untuk menjalin dialog interaktif dengan masyarakat, serta membuka ruang komunikasi dua arah antara Polri dan warga dalam rangka menjaga Harkamtibmas (Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat) di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan masyarakat dapat terus bersinergi bersama Kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan religius di Kota Pasuruan.
Berita
Tes Komputer dan Soal Akademik Berstandar Olimpiade Jadi Kebaruan Seleksi Taruna Akpol 2026

Semarang – Seleksi Taruna Akademi Kepolisian (Akpol) Tahun Anggaran 2026 menghadirkan sejumlah pembaruan sebagai bagian dari transformasi rekrutmen Polri yang semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan organisasi di masa depan. Salah satu kebaruan tersebut adalah penerapan tes komputer serta peningkatan kualitas soal akademik dengan standar setara olimpiade.
Pelaksanaan tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat dipimpin oleh Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M. di Gedung Serba Guna Akademi Kepolisian, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (24/7).
Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri) Irjen Pol. Dr. Anwar menjelaskan bahwa kemampuan menguasai teknologi kini menjadi kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap calon anggota Polri, mulai dari jenjang tamtama, bintara, hingga taruna Akpol.
“Beberapa hal yang baru di rekrutmen anggota Polri, tes komputer,” ujar Irjen Anwar.
Menurutnya, penerapan tes komputer bertujuan memastikan calon anggota Polri memiliki kemampuan dasar dalam mengoperasikan perangkat digital sehingga siap menghadapi tantangan tugas kepolisian yang semakin modern.
“Dari mulai bintara, tamtama, perwira sama, mereka semua Gen Z ini harus mengenal teknologi. Jadi di rekrutmen tamtama, bintara, Akpol ada tes komputernya,” kata Irjen Anwar.
“Kalau mereka tidak ngerti komputer, teknologi, mengoperasikan komputer, gadget, mereka akan ketinggalan,” lanjutnya.
Selain kemampuan teknologi, Polri juga meningkatkan standar kualitas tes akademik. Tahun ini, materi ujian dirancang setara dengan standar olimpiade sehingga tidak lagi berorientasi pada hafalan, melainkan menguji kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah.
“Polisi itu tesnya ada empat. Terkait intelektualitas tesnya tes akademik, bahasa Inggris, pengetahuan umum, matematika dan sebagainya. Dan sekarang ini sudah standar olimpiade,” ungkap Irjen Anwar.
“Inilah yang paling kita senang, sudah bukan zamannya soal hafalan lagi atau textbook. Sehingga kualitas mereka itu saat melihat ada permasalahan, bisa menganalisa, memecahkan suatu permasalahan. Ini yang diperlukan Polri di masa depan,” tambahnya.
Hingga tahapan akhir seleksi tingkat panitia pusat, sebanyak 404 calon taruna dan taruni mengikuti proses seleksi, terdiri atas 365 calon taruna dan 39 calon taruni. Seluruh peserta sebelumnya telah melalui rangkaian seleksi yang ketat di tingkat panitia daerah dan panitia pusat, meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, psikologi, akademik, kesamaptaan jasmani, hingga pemeriksaan penampilan (rikpil).
Pada tahapan rikpil tingkat pusat, para peserta dinilai secara langsung oleh enam pejabat utama Polri, yaitu Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, S.H., M.Hum., M.Si., M.M., Kalemdiklat Polri Komjen Pol. R.Z. Panca Putra, As SDM Kapolri Irjen Pol. Dr. Anwar, Kadiv Propam Polri Irjen Pol. Abdul Karim, Wairwasum Polri Irjen Pol. Tomex Korniawan, serta Gubernur Akpol Irjen Pol. Daniel Tahi Monang Silitonga.
Penerapan tes komputer dan peningkatan standar akademik ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk menghasilkan perwira muda yang unggul, adaptif terhadap perkembangan teknologi, memiliki kemampuan berpikir kritis, serta siap menghadapi dinamika tantangan tugas kepolisian di era digital.
Berita
Polri Peduli : Polres Bondowoso Santuni Nenek Sebatangkara

BONDOWOSO – Sebagai bentuk rasa peduli kepada masyarakat Polres Bondowoso Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan Polri Peduli.
Kegiatan yang rutin dilaksanakan pada hari Jumat itu merupakan program sosial Polda Jawa Timur bersama Polres jajarannya untuk warga masyarakat.
Kali ini Polres Bondowoso Polda Jatim melaksanakan kegiatan tersebut dengan mendatangi warga dhuafa yang hidupnya sebatang kara dengan rumah tidak layak huni.
Kapolres Bondowoso AKBP Dr. Aryo Dwi Wibowo yang didampingi Waka Polres Kompol I Gede Suartika dan para pejabat utama mengatakan, Polres Bondowoso melaksanakan kegiatan ini selain bentuk nyata dari rasa empat juga untuk lebih mendekatkan diri dengan warga masyarakat.
“Kami kunjungi kediaman Bu Hatima yang sudah berusia 91tahun dan hidup sebatangkara ini untuk mewujudkan rasa peduli kami kepada warga,” ujar AKBP Aryo.
Selain rumah Bu Hatima,rombongan Polres Bondowoso juga mengunjungi Bu Salama dan Bu Rukmiyati yang tinggal di Dusun Rabeh Desa Pujerbaru Kecamatan Maesan.
Di tiga lokasi itu, Kapolres Bondowoso memberikan bantuan sosial dan tali asih untuk tiga lansia tersebut.
Dengan memberikan kasur, sembako lengkap serta santunan Kapolres Bondowoso berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat bagi ketiga nenek yang hidup sebatangkara dan tinggal di rumah yang tak layak huni. (*)
Berita
Polres Lamongan Ungkap Kasus Pencurian Kotak Amal Masjid, Tersangka Residivis Diamankan

LAMONGAN – Polres Lamongan Polda Jatim melalui Polsek Karanggeneng berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian uang kotak amal di salah satu Masjid di Dusun Ngembet, Desa Banjarmadu, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan.
Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M. Hamzaid, S.Pd mengatakan dari hasil ungkap, Polsek Karanggeneng mengamankan seorang tersangka berinisial YS (42), warga Sukomulyo Lamongan pada Jumat (24/7/2026) sekitar pukul 14.20 WIB.
Menurut Ipda M. Hamzaid, S.Pd pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang segera ditindaklanjuti Kapolsek Karanggeneng Iptu Sofian Ali, S.H. bersama anggotanya untuk melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil mengankan tersangka.
Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka diduga melakukan pencurian uang kotak amal menggunakan modus memancing uang dengan alat sederhana berupa lidi sapu yang diberi perekat (pulut).
“Hasil pemeriksaan tersangka diketahui merupakan residivis pencurian kotak amal dan Pencurian Kendaraan Bermotor, ” jelas Ipda Hamzaid, Sabtu (25/7/2026).
Dari tangan pelaku, petugas menyita barang bukti berupa satu buah lidi patah yang terdapat perekat, uang tunai hasil pencurian sebesar Rp.394.000 yang terdiri dari 17 lembar pecahan Rp20.000, satu lembar pecahan Rp50.000, dan dua lembar pecahan Rp2.000, serta satu unit sepeda motor yang digunakan sebagai sarana melakukan tindak pidana.
Kini tersangka berikut barang bukti telah diamankan di Polsek Karanggeneng guna menjalani proses penyidikan lebih lanjut.
Atas perbuatannya, pelaku disangkakan melanggar Pasal 476 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).
“Kami mengimbau masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan setiap tindak pidana melalui layanan kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.”pungkas Ipda Hamzaid. (*)
-
Berita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Berita9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Berita5 bulan agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Berita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Berita9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Berita9 tahun agoUber and Lyft are finally available in all of New York State
-
Berita9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Berita9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors



