Connect with us

Berita

Polresta Malang Kota Kembali Raih Penghargaan Penyerapan Anggaran Terbaik Triwulan III 2025 KPPN Malang

Published

on

KOTA MALANG – Prestasi kembali ditorehkan oleh Polresta Malang Kota Polda Jawa Timur dalam pengelolaan keuangan negara.

Piagam penghargaan diserahkan saat Penganugerahan Satker Berkinerja Terbaik Triwulan III Tahun 2025 digelar Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Malang di Aula RCE Center Gedung Cagar Budaya Jl Merdeka Selatan Kota Malang, Rabu (5/11).

Acara ini menjadi ajang apresiasi terhadap satuan kerja yang dinilai memiliki kinerja terbaik dalam penyerapan anggaran, pelaporan keuangan, dan implementasi layanan digital di triwulan ketiga tahun anggaran 2025.

Penghargaan diterima langsung oleh Wakapolresta Malang Kota, AKBP Oskar Syamsuddin ST, MT mewakili Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono SH, SIK, MSi.

AKBP Oskar mengatakan penghargaan yang diraih hasil kerja kolektif seluruh jajaran Polresta Malang Kota dalam mewujudkan pengelolaan anggaran yang efisien, transparan dan tepat sasaran.

“Kami bersyukur atas apresiasi yang diberikan KPPN Malang. Selain Capaian prestasi institusi, juga bukti dari budaya kerja profesional dan akuntabel yang terus kami tanamkan,” ungkapnya.

AKBP Oskar memastikan setiap rupiah anggaran digunakan untuk mendukung pelayanan publik, operasional kepolisian dan peningkatan keamanan masyarakat.

AKBP Oskar juga memaparkan beberapa langkah Polresta Malang Kota Polda Jatim sehingga mampu meraih penghargaan tersebut di antaranya penerapan monitoring real-time terhadap serapan anggaran.

Selain itu juga penguatan fungsi pengawasan internal dan optimalisasi sistem pelaporan keuangan berbasis digital sesuai kebijakan nasional.

“Kami berharap capaian ini menjadi motivasi, kedepannya kami akan terus berinovasi dalam kinerja dan tata kelola keuangan, menjaga sinergi dengan seluruh stakeholder dan memperkuat akuntabilitas dalam pelayanan publik,” ujarnya.

Menurut AKBP Oskar, keberhasilan ini juga sejalan dengan arahan Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Nanang Haryono yang menekankan pentingnya Akuntabilitas dan transparan dalam setiap pelaksanaan program kerja.

Selain itu, Kapolresta Malang Kota juga selalu menekankan dalam pengelolaan anggaran negara harus profesional.

Diketahui Polresta Malang Kota Polda Jatim berhasil meraih penghargaan penyerapan anggaran terbaik ke-2 dikategori satuan kerja (Satker) dengan pagu anggaran Rp70 miliar hingga Rp150 miliar.

Sedangkan untuk Posisi pertama diraih Polres Malang Polda Jatim, sementara Polres Pasuruan Polda Jatim menempati posisi ketiga.

Penganugerahan Satker Berkinerja Terbaik Triwulan III Tahun 2025 dihadiri sekitar 50 perwakilan Satker mitra kerja KPPN Malang dari berbagai instansi di wilayah Malang Raya dan Pasuruan.

Sementara itu Kepala KPPN Malang, Muhammad Rusnan, menyampaikan rasa syukur atas capaian positif yang diraih bersama seluruh mitra kerja. Ia menekankan pentingnya sinergi dan disiplin dalam menjaga kualitas pelaksanaan anggaran.

“Berbagai indikator kinerja pelaksanaan anggaran menunjukkan tren yang semakin baik berkat kerja keras, komitmen, dan kolaborasi seluruh satuan kerja mitra,” ujar Muhammad Rusnan.

Ia juga menegaskan bahwa KPPN Malang terus berkomitmen memperkuat perannya sebagai Treasury and Financial Service Office yang profesional, transparan dan berorientasi pada pelayanan prima, dalam mewujudkan pengelolaan keuangan negara yang efisien

“Kami melakukan evaluasi rutin setiap bulan untuk memastikan anggaran terserap dengan tepat waktu dan tepat guna, Kolaborasi dengan lintas satuan fungsi agar tidak ada hambatan dalam pelaksanaan kegiatan operasional maupun pelayanan masyarakat,”pungkasnya. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Perkuat Sinergitas, Polres Madiun Kota Resmikan Posko Ojol Kamtibmas

Published

on

KOTA MADIUN – Polres Madiun Kota Polda Jatim meresmikan “Posko Ojol Kamtibmas” yang berlokasi di samping Gedung Bharamakota, Jl. Pahlawan, Kota Madiun pada Jumat (17/4/2026) yang lalu.

Kapolres Madiun Kota, AKBP Wiwin Junianto mengatakan fasilitas ini menjadi wujud nyata sinergi antara kepolisian dengan komunitas ojek online (ojol).

“Polres Madiun Kota mengajak rekan – rekan Ojol dalam upaya bersama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

AKBP Wiwin Junianto juga menjelaskan bahwa pembangunan posko tersebut merupakan implementasi arahan pimpinan Polri guna memperkuat kolaborasi dengan elemen masyarakat yang memiliki mobilitas tinggi di jalan raya.

“Silakan rekan-rekan ojol dapat memanfaatkan posko ini untuk beristirahat dengan fasilitas yang ada,” ujar AKBP Wiwin.

Ia berharap keberadaan Posko Ojol Kamtibmas ini tidak hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga menjadi sarana komunikasi dan koordinasi antara polisi dan pengemudi ojol dalam mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Kota Madiun.

“Kami juga berharap kepada rekan – rekan Ojol untuk menjadi pelopor keamanan,keselamatan dan ketertiban dalam berlalulintas,” pungkasnya. (*).

Continue Reading

Berita

Bareskrim Polri Bongkar Penyelundupan 23 Ton Bawang dan Cabai di Pontianak

Published

on

Jakarta – Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri melalui Satgas Penegakan Hukum (Gakkum) Penyelundupan berhasil membongkar dugaan tindak pidana penyelundupan komoditas pangan di Kota Pontianak, Kalimantan Barat. Dalam operasi tersebut, tim menyita total 23.146 kilogram atau 23,146 ton bawang dan cabai kering dari dua lokasi berbeda.

Pengungkapan kasus dilakukan pada Senin, 13 April 2026, sebagai bagian dari tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia kepada Kapolri untuk melakukan penegakan hukum tegas terhadap tindak pidana yang merugikan keuangan negara, termasuk penyelundupan.

Dua lokasi yang menjadi sasaran penindakan berada di Jalan Budi Karya No. 5, Pontianak Selatan, serta Jalan Budi Karya Kompleks Pontianak Square No. C-6, Kelurahan Benuamelayu Darat, Kecamatan Pontianak Selatan.

Dirtipideksus Bareskrim Polri Brigjen Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, dari lokasi pertama petugas menemukan bawang merah, bawang putih, dan bawang bombai kuning dengan total berat 10.350 kilogram atau 10,35 ton.

Sementara di lokasi kedua, tim menemukan bawang merah, bawang putih, bawang bombai merah berry, cabai kering, serta bawang bombai kuning dengan total berat 12.796 kilogram atau 12,796 ton.

“Total komoditas pangan hasil impor ilegal yang ditemukan sejumlah 23.146 kilogram atau 23,146 ton,” kata Ade Safri.

Secara keseluruhan, barang bukti yang diamankan terdiri dari bawang merah sebanyak 118 karung dengan total 2.124 kilogram, bawang putih 457 karung dengan total 9.140 kilogram, bawang bombai kuning 399 karung seberat 7.980 kilogram, bawang bombai merah berry 188 karung seberat 1.692 kilogram, serta cabai kering 221 karung dengan total 2.210 kilogram.

Berdasarkan hasil klarifikasi terhadap pemilik ruko maupun gudang, komoditas tersebut diketahui berasal dari sejumlah negara, yakni bawang merah dari Thailand, bawang putih dari China, bawang bombai dari Belanda, bawang bombai merah berry dari India, serta cabai kering dari China.

“Penyelundupan atau impor ilegal komoditas pangan tersebut diduga masuk ke wilayah Indonesia, khususnya Provinsi Kalimantan Barat, melalui negara Malaysia,” ujar Ade Safri.

Saat ini, penyidik juga masih melakukan pengembangan untuk menelusuri kemungkinan adanya gudang penyimpanan lain yang digunakan jaringan tersebut di wilayah Kalimantan Barat.

“Tim sedang mengidentifikasi gudang atau tempat penyimpanan komoditas pangan hasil impor ilegal lainnya. Saat ini ada tiga lokasi yang sedang dalam pemantauan tim,” tegas Ade Safri.

Sebagai bagian dari proses hukum, petugas telah memasang garis polisi di dua lokasi penyimpanan barang dan berkoordinasi dengan Perum Bulog Pontianak terkait penitipan barang bukti komoditas pangan.

Ade Safri menegaskan, pembentukan Satgas Gakkum Penyelundupan merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah memberantas praktik penyelundupan yang merugikan negara dan mengganggu ketahanan ekonomi nasional.

“Komitmen Polri adalah melakukan penegakan hukum secara tegas terhadap segala bentuk tindak pidana penyelundupan guna menyelamatkan kekayaan negara, memulihkan kerugian keuangan negara, serta mencegah kebocoran penerimaan negara,” ujarnya.

Menurutnya, langkah tersebut juga menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam melindungi sumber daya dan penerimaan negara demi menjaga fondasi kedaulatan ekonomi nasional.

Continue Reading

Berita

Kemala Run 2026 Usung Campaign Charity for Indonesia, Donasi untuk Korban Banjir di Sejumlah Daerah

Published

on

Bali – Kemala Run 2026 tidak hanya menjadi ajang olahraga lari, tetapi juga membawa misi sosial melalui campaign Charity for Indonesia. Kegiatan yang akan digelar di Bali United Training Center, Bali (19/04). Itu mengajak komunitas lari dan pecinta olahraga untuk berpartisipasi sekaligus membantu masyarakat terdampak bencana banjir di sejumlah wilayah Indonesia.

Ketua Panitia Kemala Run 2026 Deny Agus Suryo mengatakan, tema Charity for Indonesia diusung sesuai arahan Ketua Umum Bhayangkari Juliana Listyo Sigit Prabowo agar kegiatan olahraga dapat memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.

“Untuk Kemala Run 2026 tahun ini, kami mengusung tema Charity for Indonesia, sesuai dengan arahan Ibu Ketua kami, Ibu Juliana Listyo Sigit Prabowo. Beliau berkenan mengajak seluruh komunitas lari dan pecinta olahraga lari untuk ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ujar Deny Agus Suryo, Sabtu (18/4/2026).

Ia menjelaskan, hasil dari kegiatan tersebut nantinya akan disalurkan kepada daerah-daerah yang terdampak banjir, seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

“Di mana hasilnya akan disumbangkan kepada daerah yang terdampak banjir seperti Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Jawa Barat,” katanya.

Selain donasi dari penyelenggaraan event, panitia juga menyiapkan berbagai kegiatan sosial lainnya, salah satunya pelelangan karya seni.

“Terkait bentuk charity sendiri ada bermacam-macam. Untuk kegiatan kali ini, kami juga mengadakan pelelangan. Sebelumnya telah dilakukan pelelangan lukisan karya anak-anak SLB dari Yayasan Kemala Bhayangkari. Hasil dari pelelangan tersebut kemudian disalurkan kepada daerah yang terdampak banjir,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Race Management Kemala Run 2026 Brigjen. Pol Sambodo Purnomo Yogo memastikan seluruh persiapan teknis pelaksanaan kegiatan hampir rampung.

“Hingga saat ini, persiapan kami sudah mencapai 99 persen dan tinggal menunggu pelaksanaan kegiatan. Secara keseluruhan sudah maksimal,” ujar Sambodo.

Untuk mendukung kelancaran acara, panitia melibatkan sekitar 1.300 personel gabungan yang terdiri dari unsur Polri, TNI, pemerintah daerah, serta pecalang di wilayah yang dilalui rute lomba.

“Untuk pengamanan, Kemala Run 2026 melibatkan kurang lebih 1.300 personel gabungan, terdiri dari Polri, TNI, Pemerintah Daerah, serta pecalang di banjar dan desa yang dilalui rute,” katanya.

Panitia juga menyiapkan berbagai fasilitas bagi peserta, mulai dari area pendinginan, sport massage, hingga makanan dan minuman usai lomba.

“Kepada para peserta atau runners, kami akan memberikan pelayanan terbaik, baik sebelum maupun setelah finish. Setelah finish, peserta dapat menikmati fasilitas cooling down, sport massage, serta makanan dan minuman yang telah disediakan,” ungkap Sambodo.

Adapun jadwal start dibagi dalam tiga kategori, yakni pukul 05.00 WITA untuk half marathon, pukul 05.30 WITA kategori 10K, dan pukul 06.00 WITA kategori 5K.

Melalui kegiatan ini, Kemala Run 2026 diharapkan tidak hanya menjadi pesta olahraga lari, tetapi juga gerakan kepedulian bersama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Continue Reading

Trending