Berita
Waka Polri Buka Strategi dan Dinamika Penanganan TPPO Lewat Peluncuran & Bedah Buku

Jakarta — Kepolisian Negara Republik Indonesia menggelar peluncuran dan bedah buku berjudul “Strategi Polri dalam Pemberantasan TPPO: Perlindungan Perempuan dan Anak di Era Digital” pada hari ini, pukul 13.00 WIB, bertempat di Aula Bareskrim Polri Lantai 9. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi publik untuk memahami perkembangan dan dinamika kejahatan Perlindungan Perempuan dan Anak–Perdagangan Orang (PPA-PPO) yang kini semakin kompleks dan lintas sektor.
Buku ini ditulis oleh tiga penulis, yakni Wakapolri Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, purnawirawan Polri Komjen Pol. (Purn.) Drs. I Ketut Suardana, serta Direktur Tindak Pidana PPA-PPO Bareskrim Polri Brigjen Pol. Dr. Nurul Azizah. Isinya merangkum pengalaman, strategi, dan kerja kolaboratif Polri bersama kementerian/lembaga, akademisi, serta mitra internasional dalam mencegah dan memberantas TPPO.
Wakapolri menegaskan bahwa TPPO saat ini tidak lagi berdiri sendiri sebagai kejahatan konvensional, melainkan telah bertransformasi memanfaatkan media sosial, platform digital, hingga jaringan lintas negara. Karena itu, Polri mengedepankan pendekatan terpadu dan kolaboratif, mulai dari penguatan Direktorat PPA-PPO, kerja sama internasional, hingga pencegahan berbasis keluarga, sekolah, dan literasi digital masyarakat.
“Buku ini penting agar masyarakat tahu bahwa kejahatan PPA-PPO terus berkembang, dan penanganannya tidak bisa hanya oleh Polri, tetapi harus melibatkan semua pihak,” tegas Wakapolri. Ia juga menekankan prinsip penanganan yang menempatkan korban sebagai subjek perlindungan, bukan untuk disalahkan.
Bedah buku dilakukan langsung oleh para penanggap ahli dan akademisi nasional, yaitu Poengky Indarty, Komjen Pol. Dr. Dwiyono, Prof. Dr. Nurini Aprilianda, Prof. Hj. Sri Endah Wahyuningsih, Prof. Dr. Ani Purwanti, dan Prof. Dr. Eva Achjani Zulfa. Para penanggap menilai buku ini relevan sebagai rujukan akademis sekaligus panduan praktis kebijakan karena memotret langsung praktik penanganan TPPO di lapangan.
Wakapolri berharap buku ini dapat dibaca luas oleh masyarakat sebagai sarana edukasi dan kewaspadaan bersama. Dengan memahami pola, risiko, dan upaya penanganan TPPO yang dilakukan Polri bersama kementerian/lembaga, masyarakat diharapkan turut berperan aktif mencegah kejahatan perdagangan orang, khususnya terhadap perempuan dan anak, di era digital yang terus berubah.
Berita
Commander Wish Sore Jadi Wujud Komitmen Polsek Rejoso dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat
Polresta Pasuruan – Dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, personel Polsek Rejoso melaksanakan kegiatan Commander Wish Sore pada Selasa sore (9/6/2026) di Jalan Raya Ngopak, Desa Arjosari, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan, khususnya pada jam-jam sibuk saat aktivitas masyarakat dan volume kendaraan mengalami peningkatan. Personel Polsek Rejoso ditempatkan di sejumlah titik yang dinilai rawan kepadatan arus lalu lintas guna memberikan pelayanan kepada pengguna jalan.
Dalam pelaksanaannya, anggota Polsek Rejoso melakukan pengaturan lalu lintas sekaligus membantu masyarakat yang hendak menyeberang jalan. Kehadiran petugas di lapangan bertujuan untuk menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas serta memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat.
Selain membantu pejalan kaki menyeberang jalan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pengguna jalan agar selalu mematuhi peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan berkendara, dan mengutamakan keselamatan selama berada di jalan raya.
Kegiatan Commander Wish Sore ini mendapat respons positif dari masyarakat karena dinilai mampu membantu kelancaran arus lalu lintas, terutama pada jam-jam padat aktivitas warga. Dengan adanya kehadiran anggota kepolisian di lapangan, arus kendaraan dapat berjalan lebih tertib dan lancar.
Kapolsek Rejoso AKP Bambang Pamungkas mengatakan bahwa kegiatan Commander Wish Sore merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat yang rutin dilaksanakan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan.
“Kegiatan Commander Wish Sore merupakan salah satu bentuk pelayanan Polri kepada masyarakat yang rutin kami laksanakan, khususnya pada jam-jam rawan kepadatan arus lalu lintas. Kehadiran personel di lapangan tidak hanya untuk mengatur lalu lintas, tetapi juga membantu masyarakat menyeberang jalan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada pengguna jalan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas,” ujar AKP Bambang Pamungkas.
Melalui kegiatan ini, Polsek Rejoso berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat. Kehadiran anggota kepolisian di tengah aktivitas masyarakat diharapkan mampu menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polsek Rejoso.
Dengan semangat pelayanan yang humanis dan responsif, Polsek Rejoso akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik demi terwujudnya keamanan dan kenyamanan bersama.
Berita
Satpolair Polres Pasuruan Kota Intensif Gelar Patroli Perairan Guna Menjaga Keamanan dan Keselamatan Masyarakat Pesisir
Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, Satpolair Polres Pasuruan Kota terus mengintensifkan kegiatan patroli perairan sebagai langkah preventif untuk mencegah berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara rutin di sejumlah titik perairan yang menjadi jalur aktivitas nelayan maupun pengguna transportasi laut lainnya.
Patroli dilakukan dengan menyisir kawasan pesisir, jalur pelayaran nelayan, serta wilayah perairan yang dinilai rawan terhadap pelanggaran hukum maupun kecelakaan laut. Kehadiran personel Satpolair di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus memastikan aktivitas masyarakat di wilayah perairan dapat berlangsung dengan lancar dan aman.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga berinteraksi langsung dengan para nelayan dan masyarakat pesisir untuk menyampaikan pesan-pesan kamtibmas. Masyarakat diimbau agar selalu mematuhi aturan pelayaran, menjaga keselamatan saat beraktivitas di laut, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu.
Dalam kegiatan tersebut, personel Satpolair turut melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dokumen kapal dan alat keselamatan yang digunakan nelayan. Langkah ini dilakukan sebagai upaya meminimalisir risiko kecelakaan di laut serta memastikan seluruh aktivitas pelayaran berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Patroli perairan juga menjadi sarana bagi kepolisian untuk mendeteksi secara dini berbagai potensi pelanggaran hukum, seperti penggunaan alat tangkap ikan yang dilarang, pencurian hasil laut, penyelundupan barang ilegal, maupun tindak pidana lainnya yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di wilayah perairan.
Kasat Polair Polres Pasuruan Kota AKP Edi Suseno mengatakan bahwa kegiatan patroli perairan merupakan bagian dari komitmen Polri dalam menjaga keamanan serta memberikan perlindungan kepada masyarakat yang menggantungkan mata pencahariannya di sektor kelautan dan perikanan.
“Patroli perairan kami laksanakan secara rutin dan berkesinambungan sebagai langkah preventif untuk menjaga situasi kamtibmas di wilayah perairan tetap aman dan kondusif. Selain melakukan pengawasan, personel juga memberikan edukasi kepada para nelayan dan masyarakat pesisir agar selalu mengutamakan keselamatan saat melaut, melengkapi dokumen kapal, serta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca maupun potensi gangguan keamanan. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat pesisir untuk bersama-sama menjaga keamanan perairan dengan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan, sehingga tercipta perairan yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengguna jasa laut,” ujar AKP Edi Suseno.
Melalui patroli yang dilaksanakan secara berkelanjutan, Satpolair Polres Pasuruan Kota berharap terjalin sinergi yang semakin kuat antara kepolisian dan masyarakat pesisir dalam menjaga keamanan wilayah perairan. Kerja sama yang baik diharapkan mampu menciptakan situasi yang kondusif serta mendukung kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.
Dengan kehadiran personel Satpolair di tengah masyarakat pesisir, diharapkan keamanan dan keselamatan di wilayah perairan tetap terjaga. Upaya ini sekaligus menjadi wujud nyata pelayanan Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat guna menciptakan perairan yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.
Berita
Hadir di Tengah Masyarakat, Polsek Keboncandi Bangun Komunikasi Kamtibmas
Polres Pasuruan Kota – Dalam rangka mempererat hubungan kemitraan dengan masyarakat serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, personel Polsek Keboncandi melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis dengan warga di Desa Bayeman, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Selasa (9/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya Polri untuk hadir di tengah masyarakat guna menjalin komunikasi yang baik serta menyerap informasi dan aspirasi warga terkait situasi keamanan di lingkungan sekitar. Kehadiran anggota Polsek Keboncandi juga bertujuan untuk memberikan rasa aman dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Dalam kesempatan tersebut, petugas berdialog langsung dengan warga dan tokoh masyarakat, sekaligus menyampaikan pesan-pesan kamtibmas agar masyarakat senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Selain itu, warga juga diajak untuk berperan aktif dalam menjaga keamanan lingkungan serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya tindak kriminalitas atau kejadian yang berpotensi mengganggu kondusivitas wilayah.
Kapolsek Keboncandi AKP Topo Utomo mengatakan bahwa kegiatan sambang dan komunikasi dengan masyarakat merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran Polri dalam memberikan pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.
“Kegiatan sambang dan komunikasi dengan masyarakat merupakan salah satu upaya kami untuk mempererat kemitraan antara Polri dan warga. Dengan hadir langsung di tengah masyarakat, kami dapat menyerap informasi, mendengarkan aspirasi warga, serta bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,” ujar AKP Topo Utomo.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan dan menjalin kerja sama yang baik dengan pihak kepolisian.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dan tidak ragu melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan potensi gangguan keamanan. Sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban yang berkelanjutan,” tambahnya.
Melalui kegiatan sambang dan dialogis yang dilaksanakan secara rutin, Polsek Keboncandi berharap terjalin hubungan yang semakin erat antara Polri dan masyarakat, sehingga situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Desa Bayeman maupun wilayah Kecamatan Gondangwetan dapat terus terjaga.
-
Berita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Berita9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Berita4 bulan agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Berita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Berita9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Berita9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Berita9 tahun agoUber and Lyft are finally available in all of New York State
-
Berita9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors


