Connect with us

Berita

Gelar Psikoedukasi Polres Magetan Bersama SSDM Polri Rawat Persatuan Antar Perguruan Silat Jelang Suroan 2025

Published

on

gambar whatsapp 2025 05 16 pukul 20.41.20 e633d3f7

MAGETAN – Dalam rangka merawat persatuan dan kesatuan antar perguruan pencak silat, SSDM Mabes Polri melalui Ropsi SSDM Polri menggelar kegiatan Psikoedukasi bertema “Pesilat Bersatu, Indonesia Maju” di Magetan Park, Kamis (15/5/2025).

Dipimpin langsung oleh Kombes Cucuk Trihono, S.Psi. selaku Kabagpsipol Ropsi SSDM Polri sekaligus Ketua Pelaksana kegiatan, kegiatan ini diikuti oleh ratusan peserta dari 13 perguruan silat yang tergabung dalam IPSI Kabupaten Magetan.

Psikoedukasi dikemas secara dinamis melalui pendekatan interaktif dan outbound yang bertujuan untuk membangun kesadaran, pengendalian diri, dan mempererat hubungan antar pesilat.

“Perilaku agresif seperti tawuran dan aksi kekerasan umumnya muncul dari kegagalan dalam mengelola emosi. Psikoedukasi ini menjadi wadah untuk menggali potensi positif para pendekar,” jelas Kombes Cucuk Trihono, S.Psi.

Ia juga mengapresiasi Kabupaten Magetan yang telah menjadi contoh nyata dalam menjunjung tinggi kerukunan dan kedamaian antar perguruan pencak silat.

“Tersaji jelas bahwa Magetan adalah gambaran keharmonisan. Kebersamaan antar pendekar di sini menjadi fondasi penting dalam merawat persatuan,” ungkapnya.

Dikesempatan yang sama, Kapolres Magetan AKBP Raden Erik Bangun Prakasa menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Aman Suro yang digelar oleh Polda Jatim.

“Ini sebagai upaya preventif meredam potensi konflik antar kelompok silat,” ujar AKBP Raden Erik.

Ia mengatakan Polres Magetan Polda Jatim bekerja sama dengan tim psikologi dari SSDM Mabes Polri dan SDM Polda Jatim untuk memberikan pendekatan berbasis psikologi secara langsung kepada para pesilat.

Ia juga menambahkan bahwa Kabupaten Magetan dengan slogan IPSI-nya “Sing Akur Kabeh Sedulur” serta tradisi berkumpul bergiliran antar perguruan setiap bulan, menunjukkan semangat yang patut dijaga bersama.

“Psikoedukasi ini menjadi salah satu metode preventif paling efektif yang bisa diterapkan secara berkelanjutan,” tambahnya.

Sementara itu Dandim 0804/Magetan Letkol Inf Hasan Dasuki, S.Sos., M.I.P yang turut hadir dalam kegiatan ini menilai bahwa psikoedukasi merupakan inovasi yang mampu merekatkan hubungan antar sesama pesilat.

“Kegiatan ini tidak hanya membangun kesadaran emosional, tetapi juga menjalin silaturahmi dalam semangat kebersamaan. Dengan format outbound, kami berharap muncul ikatan kuat untuk menciptakan persatuan dan kesatuan antar kelompok pesilat,” ucapnya.

Ia juga berharap ke depan para pesilat Magetan bisa membuktikan keberadaannya melalui prestasi, serta ikut menciptakan suasana Magetan yang guyub, rukun dan kondusif.

“Yang paling penting adalah bagaimana para pesilat mengimplementasikan nilai-nilai dari kegiatan ini untuk menjaga persatuan dan menjadikan Magetan tetap damai, sesuai dengan slogan ‘Sing Akur Kabeh Sedulur’,” pungkasnya.

Kegiatan ini ditutup dengan refleksi bersama antar peserta dan tim psikolog, serta komitmen bersama untuk terus menjaga harmoni dalam semangat persaudaraan pencak silat. (*)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Polres Ngawi Gelorakan Swasembada Pangan, Dampingi Warga Budidaya Ikan Lele

Published

on

NGAWI – Polres Ngawi Polda Jawa Timur terus berkomitmen mewujudkan program pemerintah tentang ketahanan pangan nasional.

Melalui fungsi Bhabinkamtibmas, Polres Ngawi Polda Jatim terus menggelorakan swasembada pangan dengan melakukan pendampingi di setiap warga binaannya.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama mengatakan sebagai bentuk implementasi program tersebut, Polres Ngawi mendorong masyarakat untuk mengembangkan budidaya ikan lele sebagai salah satu sumber pangan bergizi dan bernilai ekonomi.

“Pendampingan oleh anggota di lapangan diharapkan mampu meningkatkan keberhasilan dan kemandirian warga,”ungkap AKBP Prayoga.

Seperti yang telah dilakukan oleh Bhabinkamtibmas Desa Jenangan, Polsek Kwadungan, Bripka Heru yang melaksanakan sambang dan monitoring budidaya ikan lele di pekarangan milik warga RT 03 RW 01, Desa Jenangan, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi.

Dalam kegiatan tersebut, Bripka Heru melakukan pengecekan langsung terhadap kolam budidaya ikan lele milik warga guna memastikan pertumbuhan ikan berjalan dengan baik.

Selain itu, ia juga berdialog dengan warga untuk mengetahui kendala yang dihadapi serta memberikan motivasi agar terus mengembangkan usaha budidaya.

Hasil dari kegiatan ini menunjukkan meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan melalui budidaya ikan lele dalam lingkup kecil, yang mampu membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus meningkatkan perekonomian warga.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergitas antara Polres Ngawi dan masyarakat semakin kuat, sehingga ketahanan pangan dapat terus diperkuat serta situasi kamtibmas di wilayah tetap aman dan kondusif. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Magetan Maksimalkan Satkamling, Ronda Malam Jaga Lingkungan

Published

on

MAGETAN – Upaya menggelorakan kembali peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan terus dilakukan jajaran Polres Magetan Polda Jatim.

Kapolres Magetan AKBP Dr. Raden Erik Bangun Prakasa didampingi Kasat Binmas dan Kapolsek magetan melaksanakan patroli sambang Pos Satkamling di RT 01 RW 01 Kelurahan Tambran, Kecamatan Magetan, Kabupaten Magetan, Jumat malam (1/5/26).

Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kedekatan Polri dengan masyarakat sekaligus mendorong kembali penguatan pam swakarsa.

Melalui aktivasi pos satkamling Polres Magetan Polda Jatim mengajak masyarakat sebagai garda terdepan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di lingkungan masing-masing.

“Menjaga keamanan tidak hanya menjadi tugas Polisi saja, tetapi dengan kolaborasi, kepedulian, dan peran serta masyarakat, situasi kamtibmas yang aman dan tertib akan terwujud,” ujar AKBP Erik.

Selain itu, Kapolres Magetan juga mengimbau warga untuk tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan keamanan yang terjadi di lingkungan sekitar.

“Silakan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas di wilayah masing-masing jika melihat atau mengalami aksi kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya. Atau dapat langsung melapor melalui call center Polri 110, yang pasti akan cepat ditanggapi,” tegasnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata terhadap keberlangsungan kegiatan satkamling, pada kesempatan tersebut Kapolres Magetan juga menyerahkan sarana kontak berupa televisi, senter, APIL serta perlengkapan pendukung lainnya.

“Sarana kontak ini untuk meningkatkan kenyamanan dan semangat warga dalam melaksanakan ronda malam,” ungkapnya. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Pelabuhan Tanjungperak Amankan Tersangka Pembunuhan di Wonokusumo Surabaya

Published

on

TANJUNG PERAK – Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjungperak menangkap pelaku yang diduga kuat melakukan pembunuhan di Jalan Wonokusumo Jaya Baru, Surabaya.

Pelaku berinisial Hk, 44, tinggal di Jalan Bulak Banteng Bhineka, Surabaya, yang tega membacok korban karena menemukan foto korban H (37) dan istrinya di beranda handphone (HP).

Dalam menjalankan aksinya, tersangka Hk mengajak tiga temannya SR, I, dan S.

Ketiganya warga Sampang, Madura, yang saat ini masih berstatus Daftar Pencarian Orang (DPO).

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP M Prasetyo melalui Kasi Humas Iptu Suroto mengungkapkan, awal kecemburuan tersangka pada korban H (37), warga Omben, Sampang, Madura, ini terjadi pada Jumat (24/4) malam.

“Tersangka yang baru pulang kerja melihat HP istrinya. Saat membuka layar HP ternyata ada foto istrinya dengan seorang pria,” kata Iptu Suroto, Minggu (3/5/26).

Tersangka kemudian mencari identitas korban hingga akhirnya ketemu.

Saat tersangka pulang kerja pada keesokan harinya ia berpapasan dengan korban.

Ia melihat korban berboncengan dengan temannya. Ia pun mengikuti korban hingga di lokasi tempat tinggalnya di Jalan Wonokusumo Jaya, Surabaya.

“Tersangka sakit hati saat itu. Ia kemudian keluar pada malam harinya ke sekitar lokasi mencari informasi lagi. Saat itu, tersangka sudah membawa senjata tajam (sajam),” jelasnya.

Hingga pada Rabu (2/5), tersangka datang ke lokasi bersama temannya S, SR, dan I mengendarai dua sepeda motor. Mereka sebelumnya bertemu di Jalan Kedungmangu, Surabaya.

“Tersangka juga menyuruh S temannya untuk membawa sajam untuk jaga-jaga jika korban melawan,” katanya.

Tersangka juga membawa sajam jenis celurit ke lokasi. Celurit ini diselipkan di bagian belakang pinggang sebelah kiri.

Ia kemudian menunggu korban di Jalan Wonokusumo Jaya Pinggir, Surabaya.

“Tersangka kemudian melihat korban. Ia menyabetkan celurit secara membabi buta ke arah korban. Ini membuat korban mengalami luka parah dan meninggal dunia,” jelasnya.

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak mendapat laporan tersebut kemudian mencari identitas yang bersangkutan.

Melalui petunjuk CCTV di lokasi, identitas tersangka ditemukan dan dilakukan pengejaran. Tersangka sempat kabur ke Sampang bersama tiga temannya yang masih DPO.

“Tersangka berhasil kami tangkap di tempat persembunyiannya di Jalan Kalimas, Surabaya, dan kami amankan di sana beserta celurit yang digunakan untuk menganiaya korban,” pungkasnya.

Continue Reading

Trending