Berita
Patroli Blue Light Polsek Gadingrejo Sambangi Pabrik Pengolahan Kayu Yang Berada Di Wilayah Kel. Gentong.

Polresta Pasuruan – Personil Polsek Gadingrejo, Aipda Zulkifli dan Brigadir Yahya, melaksanakan patroli Blue Light Presisi di wilayah Kelurahan Gentong, Kecamatan Gadingrejo, Kota Pasuruan. Patroli tersebut dilakukan sebagai upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Pada kesempatan tersebut, kedua personil menyambangi salah satu pabrik pengolahan kayu yang beroperasi di daerah tersebut. Selasa (10/09/2024).
Patroli Blue Light Presisi merupakan salah satu program unggulan Kepolisian Republik Indonesia, khususnya di Polsek Gadingrejo. Program ini bertujuan untuk mencegah tindakan kriminalitas serta meningkatkan rasa aman di tengah masyarakat, terutama pada malam hari. Pabrik pengolahan kayu yang menjadi tujuan patroli ini dianggap sebagai salah satu titik rawan, mengingat material kayu yang mudah terbakar serta aktivitas pabrik yang terus berlangsung.

Aipda Zulkifli dan Brigadir Yahya melakukan pengecekan terhadap keberadaan dan fungsi Closed-Circuit Television (CCTV) yang dipasang di area pabrik. Menurut Aipda Zulkifli, keberadaan CCTV sangat penting untuk memantau aktivitas di dalam dan sekitar pabrik, terutama pada malam hari. Selain sebagai alat pemantau keamanan, CCTV juga berfungsi sebagai bukti digital apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti tindak kejahatan atau kecelakaan kerja.
“Dalam patroli ini, kami memastikan bahwa CCTV berfungsi dengan baik dan terpasang di area-area yang strategis. CCTV yang aktif dan berfungsi optimal sangat membantu dalam mendeteksi dan mencegah potensi ancaman keamanan,” ungkap Aipda Zulkifli saat memantau monitor CCTV di pos satpam pabrik.
Selain pengecekan CCTV, kedua personil Polsek Gadingrejo juga memberikan arahan kepada satpam pabrik terkait bahaya kebakaran. Mereka mengingatkan agar satpam selalu siaga dan waspada terhadap potensi kebakaran, terutama mengingat bahan baku pabrik berupa kayu yang sangat mudah terbakar. Brigadir Yahya menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan kebakaran serta prosedur penanganan yang cepat dan tepat apabila insiden terjadi.
“Kami mengingatkan pihak keamanan pabrik untuk selalu memperhatikan kondisi alat pemadam kebakaran, seperti apar dan hydrant, agar selalu dalam kondisi siap pakai. Selain itu, pemantauan rutin terhadap area pabrik juga sangat penting untuk memastikan tidak ada potensi bahaya yang luput dari perhatian,” tambah Brigadir Yahya.
Satpam pabrik menyambut baik kunjungan patroli ini dan berjanji akan meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi kebakaran. Mereka juga mengapresiasi kehadiran petugas kepolisian yang secara rutin melaksanakan patroli, sehingga merasa lebih aman dalam menjalankan tugas menjaga keamanan pabrik.
Pihak pabrik pengolahan kayu juga mengakui bahwa patroli dari Polsek Gadingrejo memberikan dampak positif terhadap upaya pencegahan tindak kriminalitas dan bahaya kebakaran di lokasi mereka. Manajemen pabrik menyatakan akan menambah jumlah CCTV di beberapa titik yang dinilai masih kurang terpantau serta melakukan pelatihan rutin untuk para satpam dalam menangani situasi darurat.
Kapolsek Gadingrejo AKP Miftaful MBK SH, menegaskan bahwa patroli Blue Light Presisi akan terus dilakukan di seluruh wilayah hukum Polsek Gadingrejo, termasuk kawasan industri seperti pabrik pengolahan kayu. Tujuannya adalah untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta mencegah terjadinya kejahatan maupun bencana yang tidak diinginkan.
“Kami berharap semua pihak, termasuk pengelola pabrik, dapat terus bekerja sama dengan pihak kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di wilayah ini. Kami juga siap menerima laporan dari masyarakat kapan saja jika ada hal-hal mencurigakan,” ungkap Kapolsek.
Dengan patroli Blue Light Presisi yang rutin, diharapkan suasana aman dan nyaman dapat terus terjaga di Kelurahan Gentong, khususnya di kawasan industri. Kehadiran personil kepolisian yang sigap dan proaktif seperti Aipda Zulkifli dan Brigadir Yahya memberikan jaminan keamanan bagi masyarakat serta pelaku usaha di daerah tersebut.
(Humas Gd)
Berita
Polres Jember Peduli Kesehatan Buruh, Gelar MCU Gratis Jelang May Day

JEMBER – Memperingati Hari Buruh se Dunia pada 1 Mei 2026, Polres Jember Polda Jawa Timur menggandeng Rumah Sakit Bhayangkara Bondowoso menggelar kegiatan bakti sosial berupa medical check up (MCU) gratis bagi pekerja pabrik di Kabupaten Jember, Rabu (22/4/26).
Kegiatan yang diikuti sekitar 100 karyawan ini turut dihadiri langsung oleh Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra bersama Wakapolres Kompol Ferry Dharmawan.
Para pekerja tampak antusias mengikuti rangkaian pemeriksaan kesehatan sebagai bentuk perhatian terhadap kondisi fisik mereka.
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian Polri terhadap para buruh, khususnya dalam menjaga kesehatan sebagai penunjang produktivitas kerja.
“Momentum Hari Buruh ini kami isi dengan kegiatan positif yang menyentuh langsung kebutuhan para pekerja. Kesehatan menjadi hal utama agar para buruh tetap produktif dan sejahtera,” ujar AKBP Bobby.
Sementara itu, Karumkit Bhayangkara Bondowoso AKBP dr. Sukardi Yunus, Sp.An., M.Kes. menambahkan bahwa pemeriksaan kesehatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini potensi penyakit yang mungkin dialami para karyawan.
“Melalui medical check up ini, kami berharap para pekerja dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini, sehingga apabila ditemukan gangguan bisa segera ditangani dengan tepat,” jelasnya.
Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi antara Polri dan dunia usaha dalam meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup para pekerja di wilayah Kabupaten Jember. (*)
Berita
Polres Probolinggo Kota Peringati Hari Kartini Bersama Pengemudi Ojol Perempuan

KOTA PROBOLINGGO – Peringatan Hari Kartini di Kota Probolinggo, Jawa Timur, terekam dalam potret yang berbeda.
Tidak ada kebaya atau seremoni formal di dalam gedung. Semangat emansipasi itu justru hadir di tengah deru mesin dan kepulan debu jalanan, tempat para pengemudi ojek daring perempuan menghabiskan sebagian besar waktu mereka untuk menopang ekonomi keluarga.
Pada momen tersebut, Kasat Lantas Polres Probolinggo Kota AKP Marjono memilih menanggalkan sekat birokrasi dengan menemui langsung para perempuan tangguh ini.
Pertemuan yang berlangsung di sela-sela aktivitas narik penumpang itu menjadi ruang dialog terbuka antara aparat penegak hukum dan para “Kartini jalanan”.
“Panjenengan (Anda) semua ini adalah Kartini masa kini. Setiap hari berada di jalan, menghadapi risiko demi keluarga, namun tetap berdiri tegak,” ungkap AKP Marjono memberikan apresiasi kepada para pengemudi di Mall Pelayanan Publik Kota Probolinggo, Selasa (21/4/2026).
Bagi kepolisian, sosok pengemudi ojek daring perempuan merupakan manifestasi nyata dari adaptasi perempuan di tengah kerasnya realitas ekonomi.
Emansipasi kini tidak lagi sekadar menuntut kesetaraan di ranah domestik maupun perkantoran, melainkan keberanian untuk terjun ke sektor informal yang penuh risiko fisik dan keamanan.
Namun, pengakuan atas ketangguhan tersebut dibarengi dengan penguatan edukasi.
Satlantas Polres Probolinggo Kota memandang komunitas ojek daring memiliki posisi strategis dalam membentuk budaya tertib berlalu lintas.
Sebagai kelompok yang paling intensif berinteraksi dengan aspal, perilaku mereka menjadi cermin bagi pengguna jalan lainnya.
“Jika pengemudi ojek daring tertib, hal itu akan menjadi preseden baik. Mereka adalah wajah jalanan yang paling sering dilihat masyarakat,” tutur AKP Marjono.
Langkah menyapa langsung para pengemudi ini menegaskan pergeseran paradigma kepolisian menuju pendekatan yang lebih humanis.
Fokus utama tidak lagi melulu pada aspek penegakan hukum atau penindakan di lapangan, tetapi lebih kepada pembangunan kesadaran kolektif melalui kedekatan emosional.
Para pengemudi menyambut positif langkah tersebut. Di tengah stigma dan tantangan pekerjaan yang maskulin, mereka merasa profesinya diakui sekaligus diingatkan bahwa keselamatan adalah modal utama dalam mencari nafkah.
Disiplin menggunakan perlengkapan standar dan etika berkendara bukan sekadar aturan, melainkan pelindung bagi tulang punggung keluarga.
“Peringatan Hari Kartini di jalan raya ini menjadi refleksi bahwa perjuangan perempuan terus bergerak secara dinamis,”lanjut AKP Marjono.
Menurut Kasat Lantas Polres Probolonggo Kota, di balik kemudi dan helm, para driver Ojol tidak hanya mengantar penumpang, tetapi juga mengusung harapan keluarga sembari membawa pesan bahwa keselamatan di jalan raya adalah tanggung jawab bersama. (*)
Berita
SPPG Polri Mulai Terapkan Sistem Prasmanan, Perdana di Pejaten

Jakarta Selatan — Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Pejaten menghadirkan pendekatan berbeda dalam penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar dengan menyajikan menu secara prasmanan di SMA Kemala Bhayangkari 1, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Langkah ini dilakukan sebagai terobosan inovasi pelayanan yang lebih dinamis, tidak hanya berfokus pada distribusi makanan, tetapi juga pada pembentukan karakter dan pengalaman belajar bagi siswa.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung pada Rabu, 22 April 2026, pukul 08.00–17.00 WIB, dengan penyajian MBG prasmanan pada pukul 09.30 WIB. Kegiatan ini diberikan kepada 336 siswa dan masih dalam tahap simulasi penerapan.
Menu MBG yang disajikan meliputi nasi putih, lele crispy, tahu bumbu kuning, tumis buncis wortel, dan pisang, yang disusun oleh ahli gizi untuk memastikan keseimbangan nutrisi bagi para pelajar.
Dari total 9 sekolah penerima manfaat, sistem prasmanan saat ini mulai diterapkan pada 1 sekolah, yaitu SMA Kemala Bhayangkari. Sementara itu, total penerima manfaat MBG dari SPPG Polri Pejaten mencapai 2.606 porsi, yang didistribusikan ke berbagai jenjang pendidikan.
Kepala SPPG Polri Pejaten, Muhammad Iqbal Salim, S.Gz, menyampaikan bahwa pola prasmanan menjadi bagian dari pendekatan pembelajaran yang lebih luas.
“Melalui sistem ini, siswa tidak hanya menerima makanan, tetapi juga belajar tentang kedisiplinan, tanggung jawab, serta membangun kebersamaan melalui budaya antre dan pengambilan porsi sesuai kebutuhan,” ujarnya.
Kasatgas MBG Polri Irjen. Pol. Nurworo Danang, S.I.K. menegaskan bahwa pendekatan ini merupakan bagian dari inovasi pelayanan yang berdampak langsung bagi penerima manfaat.
“Penyajian MBG secara prasmanan ini kami lakukan sebagai terobosan inovasi penyaluran makanan yang lebih dinamis kepada para pelajar. Tidak hanya memberikan asupan gizi, tetapi juga menghadirkan pengalaman berbeda yang membangun kebersamaan, tanggung jawab, kesabaran, dan disiplin. Kami juga mendorong partisipasi aktif serta meningkatkan antusiasme siswa dalam mengonsumsi makanan sehat,” jelasnya.
Ia menambahkan, edukasi menjadi bagian penting dalam program MBG.
“Pemberian menu MBG kepada pelajar bukan hanya soal pemenuhan gizi, tetapi juga bagian dari proses edukasi untuk menanamkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Salah satu siswa SMA Kemala Bhayangkari 1 Pasar Minggu menyambut baik penyajian MBG secara prasmanan.
“Aku suka karena makan begini makanannya jadi lebih fresh,” ujarnya.
Meski demikian, ia juga menyampaikan pengalaman antre yang menjadi bagian dari sistem tersebut.
“Suka, tapi jadinya lama. Kalau di ompreng kan dianter terus langsung bisa makan, kalau ini pake antre dulu,” tambahnya.
Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tetap mengedepankan standar keamanan pangan melalui uji organoleptik oleh ahli gizi serta pengujian food safety oleh tim Dokpol. Sistem antrean tertib diterapkan untuk memastikan distribusi berjalan lancar sekaligus melatih kedisiplinan siswa.
Selain itu, SPPG Polri juga melibatkan UMKM dan bahan pangan lokal dalam penyediaan bahan makanan sebagai bentuk dukungan terhadap ekonomi masyarakat.
Program MBG Polri sendiri terus berkembang. Saat ini terdapat 661 unit operasional, 170 tahap persiapan operasional, dan 502 tahap pembangunan, sehingga total mencapai 1.333 unit, dengan rencana penambahan 170 unit di wilayah terpencil menjadi total 1.503 unit.
Ke depan, hasil evaluasi dari penerapan ini akan menjadi dasar pengembangan pola pelayanan MBG yang lebih adaptif dan berdampak luas, baik dari sisi pemenuhan gizi maupun pembentukan karakter generasi muda.
SPPG Polri menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga memberikan nilai tambah melalui pendekatan edukatif dan humanis.
-
Berita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Berita9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Berita2 bulan agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Berita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Berita9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Berita9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Berita9 tahun agoUber and Lyft are finally available in all of New York State
-
Berita9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors




