Connect with us

Berita

Kapolsek Keboncandi dan Kanit Binmas Sambangi Ponpes Sabar Neriman Desa Wonosari untuk Ciptakan Pemilu Damai 2024

Published

on

1000677977
1000677977

Polresta Pasuruan – Kapolsek Keboncandi AKP Eko Edi Susilo SH bersama Kanit Binmas Bripka Eko Airudin melaksanakan kegiatan sambang dan silaturahmi dengan para tokoh agama di Pondok Pesantren (Ponpes) Sabar Neriman, Desa Wonosari. Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mendukung terciptanya Pemilu Damai 2024 yang semakin dekat. Silaturahmi ini diharapkan dapat mempererat sinergi antara kepolisian dengan masyarakat, khususnya para tokoh agama, demi menjaga suasana aman dan kondusif menjelang pemilihan umum yang akan datang. Kamis (14/11/2024).

AKP Eko Edi Susilo SH menyampaikan pentingnya peran para tokoh agama dalam menciptakan kedamaian di tengah masyarakat, terutama dalam menghadapi tahun politik. Para tokoh agama diharapkan dapat memberikan pencerahan kepada masyarakat agar tetap menjaga kerukunan, tidak mudah terprovokasi oleh berita-berita yang menyesatkan, dan senantiasa memprioritaskan persatuan bangsa di atas kepentingan pribadi atau golongan.

1000677968
1000677968

Dalam pertemuan tersebut, Kapolsek Keboncandi menyampaikan pesan agar para ulama di Ponpes Sabar Neriman turut menyuarakan pentingnya menjaga persatuan dan menghindari segala bentuk tindakan yang dapat memecah belah masyarakat. “Tokoh agama memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial dan emosional masyarakat, apalagi menjelang Pemilu 2024 yang rentan akan isu-isu sensitif,” ujar AKP Eko Edi.

Kanit Binmas Bripka Eko Airudin juga menambahkan bahwa kepolisian siap berkolaborasi dengan para ulama dan tokoh agama untuk menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menggunakan hak pilih mereka. Menurutnya, Pemilu yang damai bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan pesantren.

Selain menyampaikan pesan keamanan, AKP Eko Edi dan Bripka Eko Airudin juga menegaskan pentingnya menangkal hoaks dan ujaran kebencian yang kerap muncul di masa kampanye. Mereka mengingatkan bahwa penyebaran berita palsu bisa memicu konflik dan memperkeruh suasana, sehingga peran tokoh agama dalam memberikan informasi yang benar menjadi sangat vital.

Para tokoh agama di Ponpes Sabar Neriman menyambut baik kunjungan ini dan menyatakan siap mendukung Polsek Keboncandi dalam menjaga ketertiban dan kedamaian menjelang Pemilu 2024. Para ulama juga menyampaikan komitmen untuk membantu kepolisian dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya toleransi dan perdamaian.

Kapolsek Keboncandi berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memperkuat hubungan baik antara kepolisian dan masyarakat, terutama dengan para pemuka agama. Ia juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana damai dalam pelaksanaan Pemilu 2024 nanti.

Menjelang Pemilu, AKP Eko Edi juga mengajak para tokoh agama untuk mendoakan bangsa dan negara agar selalu diberi kedamaian dan ketenteraman. Ia percaya bahwa dengan adanya dukungan dari masyarakat, terutama para tokoh agama, keamanan di wilayah Keboncandi dapat lebih mudah terjaga.

Bripka Eko Airudin juga menyatakan bahwa kepolisian akan terus melakukan berbagai upaya preventif guna memastikan situasi yang aman di masyarakat, termasuk melalui patroli rutin dan sambang ke tokoh-tokoh masyarakat. Hal ini diharapkan dapat mencegah potensi gangguan yang bisa muncul di masa pemilu.

Dengan adanya silaturahmi ini, Polsek Keboncandi berharap seluruh elemen masyarakat, khususnya di Desa Wonosari, dapat bersatu dalam menciptakan Pemilu Damai 2024. Dukungan dari pesantren dan para ulama diharapkan dapat menginspirasi masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama.

(Humas Kbcd)

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Sambut HUT ke-46, YKB Tanjung Perak Tanam Mangrove Pulihkan Lahan Kritis

Published

on

TANJUNG PERAK – Kawasan pesisir Jalan Greges Timur, Kalianak Surabaya Utara kini memiliki benteng baru dari ancaman abrasi.

Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan aksi nyata pemulihan lahan kritis dengan menanam ratusan bibit pohon mangrove dan bakau di kawasan tersebut, Rabu (22/4/2026) pagi.

Aksi peduli lingkungan ini dipimpin langsung oleh Ketua Yayasan Kemala Bhayangkari Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu.

Tak hanya sekadar menanam, kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mencegah abrasi serta menjaga ekosistem laut di wilayah Surabaya Utara.

Ketua YKB Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Ny Dina Wahyu menjelaskan bahwa gerakan penanaman pohon ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka menyambut HUT ke-46 Yayasan Kemala Bhayangkari.

Menurut istri Kapolres Pelabuhan Tanjungperak tersebut, pemilihan lokasi di Kalianak didasari atas kondisi lahan pesisir yang memerlukan perhatian khusus.

“Kami ingin memberikan kontribusi nyata bagi kelestarian lingkungan pesisir,” kata Ny Dina Wahyu.

Ia menerangkan, penanaman mangrove dan bakau ini bertujuan untuk memperbaiki kualitas ekosistem laut serta memastikan kawasan pemukiman warga lebih terlindungi dari ancaman abrasi.

“Kami ingin lahan kritis di wilayah Greges dapat kembali produktif secara ekologis dan memberikan dampak ekonomi bagi warga pesisir melalui ekosistem laut yang lebih sehat,” tambah Ny Dina Wahyu.

Menariknya, kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran pengurus Bhayangkari dan personel kepolisian.

Sejumlah siswa dari SMP Kemala Bhayangkari Surabaya serta unsur Forkopimcam Asemrowo turut terjun langsung ke lumpur untuk menanam bibit.

Keterlibatan para siswa ini diharapkan mampu memupuk rasa cinta lingkungan sejak dini.

“Melalui aksi ini menjadi pesan kuat akan pentingnya kolaborasi dalam menjaga keseimbangan alam, ” tambah Ny.Dina.

Setelah prosesi penanaman selesai, acara dilanjutkan dengan kegiatan bakti sosial (Baksos).

Sebagai bentuk kepedulian terhadap warga sekitar, Yayasan Kemala Bhayangkari menyerahkan tali asih dan cinderamata kepada masyarakat setempat. (*)

Continue Reading

Berita

Polres Ngawi Ungkap Peredaran Obat Keras Ilegal, Tersangka dan Ratusan Okerbaya Diamankan

Published

on

NGAWI – Satresnarkoba Polres Ngawi Polda Jawa Timur berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana di bidang kesehatan dengan mengamankan seorang pria berinisial CW (25) di wilayah Kecamatan Sine Kabupaten Ngawi.

Dari tangan pelaku, petugas menyita ratusan butir obat keras berbahaya (Okerbaya)daftar G, di antaranya Trihexyphenidyl, Dolgesik, Alprazolam, dan Atarax.

Selain itu barang bukti uang tunai sejumlah Rp. 250.000,- yang diduga hasil transaksi dan satu unit telepon genggam yang digunakan dalam aktivitas peredaran juga diamankan petugas.

Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kasatresnarkoba AKP Marji Wibowo menegaskan peredaran sediaan farmasi tanpa izin dan penyalahgunaan obat keras berbahaya menjadi perhatian serius.

“Kami akan terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk peredaran gelap obat berbahaya di wilayah Kabupaten Ngawi,” ujar AKP Marji Wibowo, Kamis (23/4/2026).

Ia menambahkan, pengungkapan ini juga menjadi bentuk keseriusan Polres Ngawi dalam menutup ruang gerak pelaku peredaran obat-obatan terlarang.

“Pengungkapan ini merupakan komitmen Satnarkoba Polres Ngawi dalam memberantas peredaran obat keras ilegal yang berpotensi merusak generasi muda dan mengganggu kamtibmas,” ujarnya.

Dalam kasus ini, tersangka dijerat dengan persangkaan pasal 435 dan atau pasal 436 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan pasal 60 ayat (1) huruf b Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika.

Polres Ngawi Polda Jatim juga mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan apabila mengetahui adanya peredaran obat keras ilegal di lingkungannya.

“Segera laporkan ke Kepolisian, maka kami akan tindaklanjuti,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Berita

Hari Bumi, Polres Madiun Gandeng Perhutani Tanam Ribuan Bibit

Published

on

MADIUN – Polres Madiun Polda Jawa Timur bersama Perhutani KPH Madiun melaksanakan kegiatan penanaman pohon dalam rangka memperingati Hari Bumi tahun 2026.

Kegiatan ini digelar pada Rabu, 22 April 2026, bertempat di Petak 18B-1 RPH Kresek, BKPH Brumbun, Desa Kuwiran, Kecamatan Kare, Kabupaten Madiun.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak 2.250 bibit tanaman ditanam, yang terdiri dari berbagai jenis pohon seperti jati, johar, dan alpukat.

Penanaman dilakukan secara bersama-sama sebagai wujud sinergi antara aparat kepolisian dan instansi kehutanan dalam menjaga keberlangsungan alam.

Kapolres Madiun AKBP Kemas Indra Natanegara dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Ia menegaskan bahwa penanaman pohon tidak hanya menjadi simbol peringatan Hari Bumi, namun juga langkah konkret dalam menjaga kelestarian hutan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan adalah tanggung jawab kita semua. Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi untuk generasi mendatang,” ujar AKBP Kemas.

Sementara itu, Kepala Perhutani KPH Madiun Rusydi menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dengan Polres Madiun Polda Jatim dalam kegiatan penghijauan ini.

Ia menuturkan bahwa sinergi lintas sektor sangat penting dalam menjaga kelestarian hutan, khususnya di wilayah Kabupaten Madiun.

“Perhutani KPH Madiun berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan pelestarian lingkungan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak,” ujarnya.

Ia berharap pohon yang ditanam hari ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta ekosistem hutan. (*)

Continue Reading

Trending