Connect with us

Polda

Silaturahmi ke Ponpes Al-Hamidy Banyuanyar, Kapolri: Tanpa Dukungan Ulama Pekerjaan Kami Sangat Berat

Published

on

img 20250805 wa0087

JATIM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersilaturahmi ke Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Hamidy Banyuanyar, Pamekasan, Jawa Timur, Selasa (5/8/2025). Kegiatan ini untuk terus memperkuat sinergisitas antara umara serta ulama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) dalam negeri.

“Kami mewakili institusi polri tentunya selalu berusaha bahwa Polri selalu bersama-sama dan dekat dengan ulama. Karena bagi kami, umara dan ulama adalah penjaga utama terkait dengan masalah kamtibmas di dalam negeri dan penjaga utama Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Sigit.

Oleh karena itu, Sigit mengungkapkan bahwa, seluruh jajarannya telah diinstruksikan untuk memperkuat tali silaturahmi maupun sinergisitas dengan ulama, tokoh agama hingga tokoh masyarakat.

“Oleh karena itu tentunya dimana-mana saya selalu mengingatkan kepada anggota-anggota kami untuk selalu bersilaturahmi dan dekat dengan para tokoh baik yang di tingkat Mabes, di tingkat Polda, di tingkat Polres, maupun di tingkat Polsek bahkan sampai tingkat desa,” ujar Sigit.

Instruksi tersebut, menurut Sigit, menjadi sangat penting. Mengingat, tugas pokok Kepolisian dalam menjaga kamtibmas akan semakin berat apabila tidak didukung oleh ulama maupun tokoh agama dan masyarakat.

“Sekaligus karena kami meyakini dan sangat percaya bahwa tanpa dibantu, tanpa didukung oleh para ulama, maka pekerjaan kami akan menjadi sangat berat,” ucap Sigit.

Lebih dalam, Sigit meminta kepada para ulama untuk memberikan nasihat maupun masukan kepada seluruh jajaran Kepolisian. Menurutnya, hal itu bisa menjadi semangat dan motivasi guna menjalankan tugas yang jauh lebih baik ke depannya.

“Kami sekaligus titip apabila ada anak-anak buah kami, anggota kami yang sowan bersilahturahmi, mohon untuk bisa diterima dan apabila ada yang kurang mohon untuk diberikan nasihat. Karena kami yakin bahwa nasihat ulama sangat penting buat kekuatan dan motivasi bagi kami semua di dalam hal kami memberikan pengabdian kepada masyarakat,” tutup Sigit.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jatim 2026 Sambut Hari Bhayangkara ke 80, Polres Kediri Raih Gelar Juara

Published

on

SURABAYA – Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jawa Timur 2026 dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke – 80 telah selesai, Jumat (19/6/2026).

Kejuaraan yang digelar di Lapangan Bola Voli Outdoor Mapolda Jatim selama 2 hari tersebut diikuti 100 atlet yang terdiri atas 76 atlet putra dan 24 atlet putri dari 38 Polres/Polresta/Polrestabes serta satuan kerja Polda Jatim.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Pol Muhammad Kurniawan selaku Ketua Panitia mengatakan, Kejuaraan Beladiri Polri Piala Kapolda Jawa Timur 2026 ini juga menjadi ajang pembinaan kemampuan beladiri sekaligus memperkuat profesionalisme personel Polri.

“Kejuaraan dalam rangka Hari Bhayangkara ke – 80 ini merupakan bagian dari pembinaan kemampuan dasar personel Polri yang harus terus diasah untuk mendukung pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kombes Pol Kurniawan.

Melalui kejuaraan ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan teknis personel, membangun mental bertanding, sekaligus menanamkan nilai sportivitas, disiplin, dan soliditas antarsatuan.

Kombes Kurniawan juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat juang dan menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Kami mengucapkan selamat kepada para juara dan bagi yang belum berhasil menjadi yang terbaik, jadikan kejuaraan ini sebagai motivasi untuk terus berlatih dan meningkatkan kemampuan,” tutur Kombes Kurniawan.

Ia menegaskan, hal yang paling penting dalam kejuaraan ini adalah semangat kebersamaan dan profesionalisme yang terbangun selama kompetisi untuk dapat terus dibawa dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Diketahui ada hari pertama, seluruh peserta menjalani pertandingan mulai babak penyisihan hingga semifinal.

Pada kategori putra, Polres Kediri memastikan tiket final setelah mengalahkan Polres Ngawi, sedangkan Polres Madiun Kota menyingkirkan Polres Banyuwangi.

Sementara di kategori putri, Polres Kediri berhasil mengalahkan Polres Bondowoso untuk melaju ke partai puncak. Satu tiket final lainnya diraih Polres Ngawi usai menundukkan Polres Trenggalek.

Pada babak final kategori putra, Polres Kediri tampil impresif dengan mengalahkan Polres Madiun Kota sekaligus memastikan gelar juara.

Dominasi Polres Kediri berlanjut di kategori putri setelah menaklukkan Polres Ngawi pada partai final.

Dengan hasil tersebut, Polres Ngawi dan Polres Banyuwangi meraih medali perunggu bersama di kategori putra. Sedangkan di kategori putri, medali perunggu bersama menjadi milik Polres Bondowoso dan Polres Trenggalek.

Sementara itu gelar juara disandang oleh Polres Kediri, baik kategori putra maupun putri yang berhasil mengalahkan lawan tanding pada babak final. (*)

Continue Reading

Berita

Aksi Sosial Polda Jatim Sambut Hari Bhayangkara ke-80 Gelar, Donor Darah Untuk Kemanusiaan

Published

on

SURABAYA – Polda Jawa Timur menggelar kegiatan donor darah sebagai bagian dari Bakti Kesehatan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahameru Mapolda Jatim, diikuti para Pejabat Utama (PJU) Polda Jatim, Bhayangkari, serta personel Mapolda Jatim, Rabu (17/6/2026)

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Jules Abraham Abast mengatakan, aksi kemanusiaan tersebut menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial yang digelar Polda Jatim untuk menyambut Hari Bhayangkara ke-80.

Menurut Kombes Pol Abast, donor darah merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat yang sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke – 80 tahun 2026.

“Melalui kegiatan donor darah ini, kami ingin menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, membantu memenuhi kebutuhan stok darah melalui Palang Merah Indonesia (PMI),” ujar Kombes Abast.

Kombes Abast berharap, setetes darah yang disumbangkan dapat bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kombes Abast menambahkan, peringatan Hari Bhayangkara tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga berbagai aksi sosial dan kemanusiaan yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Kami berharap semangat berbagi dan gotong royong ini terus tumbuh, tidak hanya di lingkungan Polri, tetapi juga menginspirasi masyarakat untuk bersama-sama peduli terhadap sesama,” pungkas Kombes Abast. (*)

Continue Reading

Berita

Polda Jatim Gelar Kejuaraan Judo Kapolda Cup 2026, Semangat Sportivitas Sambut Hari Bhayangkara ke 80

Published

on

SURABAYA,- Dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80, Polda Jawa Timur menggelar Kejuaraan Judo Kapolda Cup 2026 yang diikuti ratusan atlet berlangsung di Gedung PJSI Surabaya, Jalan Dr. Ir. H. Soekarno No. 2, Manyar Sabrangan, Kecamatan Mulyorejo, Surabaya, Rabu (17/6/2026).

Kejuaraan ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Polri dalam membangun semangat sportivitas sekaligus pembinaan atlet muda berbakat di cabang olahraga judo.

Pertandingan diikuti puluhan atlet berbagai kontingen dari Polda Jatim maupun Polres jajaran yang bertanding pada kategori putra dan putri di sejumlah kelas pertandingan.

Dirreskrimsus Polda Jatim, Kombes Pol Roy H.M. Sihombing selaku Ketua Bidang Lomba Judo Kejuaraan Kapolda Cup 2026 menegaskan bahwa ajang ini bukan sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi wadah pembinaan mental, disiplin, dan karakter generasi muda yang sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara.

“Kejuaraan Judo Kapolda Cup 2026 ini lebih dari sekadar pertandingan, namun menjadi sarana membangun karakter, melatih kedisiplinan, serta menanamkan nilai sportivitas kepada seluruh peserta yang bertanding,” kata Kombes Pol Roy H.M. Sihombing.

Ia mengatakan Polda Jawa Timur ingin terus menghadirkan kegiatan positif yang berdampak langsung terhadap pembinaan prestasi olahraga sekaligus memperkuat hubungan Polri dengan masyarakat.

“Kami ingin Hari Bhayangkara tidak hanya diperingati secara seremonial, tetapi juga melalui kegiatan nyata yang memberi manfaat luas,” tambah Kombes Roy.

Menurut Kombes Roy olahraga seperti judo mengajarkan keberanian, pengendalian diri, fokus, dan daya juang yang sangat penting dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul.

Antusiasme peserta yang tinggi menjadi indikator bahwa olahraga bela diri khususnya judo memiliki potensi besar untuk terus berkembang di Jawa Timur.

“Kami berharap dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet berprestasi yang nantinya bisa membawa nama daerah bahkan Indonesia di level nasional maupun internasional,” kata Kombes Roy.

Ia juga menegaskan bahwa Polri akan terus mendukung kegiatan olahraga yang mampu menjadi ruang pembinaan generasi muda agar tumbuh sehat, kompetitif, dan berprestasi.

“Polda Jawa Timur berkomitmen mendukung kegiatan positif seperti ini. Kami ingin terus hadir bukan hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung lahirnya generasi muda yang tangguh, disiplin, dan siap berprestasi,” tegasnya. (*)

Continue Reading

Trending