Connect with us

Berita

Kapolres Pasuruan Kota Sematkan Pita Latja Siswa Diktukba 2026 Berkemampuan Brimob

Published

on

Polres Pasuruan Kota – Dalam rangka membentuk Bintara Polri yang profesional, tangguh, dan berintegritas, Polres Pasuruan Kota menggelar upacara penyematan pita Latihan Kerja (Latja) bagi siswa pendidikan pembentukan Bintara Polri Tahun Anggaran 2026. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran lapangan guna mengasah kemampuan serta kesiapan para siswa menghadapi tugas kepolisian di tengah masyarakat.

 

Upacara penyematan pita Latja tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., yang berlangsung di Lapangan Apel Wicaksana Laghawa Polres Pasuruan Kota, Jalan Gajah Mada Nomor 19, Kota Pasuruan, pada hari Senin, 27 April 2026, dengan suasana tertib dan penuh khidmat.

 

Sebanyak 50 Orang  siswa Diktukba Polri asal Pusdik Brimob Watu Kosek mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari tahapan latihan kerja. Para siswa akan melaksanakan Latja di lingkungan Polres Pasuruan Kota untuk mengimplementasikan ilmu yang telah diperoleh selama masa pendidikan.

 

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wakapolres Pasuruan Kota, para Pejabat Utama, seluruh personel Polres Pasuruan Kota, serta Aparatur Sipil Negara (ASN). Kehadiran seluruh unsur ini mencerminkan dukungan penuh terhadap pembentukan sumber daya manusia Polri yang unggul dan berkarakter.

 

Dalam prosesi upacara, Kapolres Pasuruan Kota secara simbolis menyematkan pita kepada perwakilan siswa sebagai tanda resmi dimulainya pelaksanaan Latja. Penyematan pita tersebut menjadi simbol kesiapan para siswa untuk terjun langsung melaksanakan tugas kepolisian di lapangan.

Dalam amanatnya, Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa Latja merupakan tahapan strategis dalam membentuk Bintara Polri yang profesional dan berintegritas.

 

“Latihan kerja ini merupakan tahapan penting dalam proses pembentukan Bintara Polri yang profesional dan berintegritas. Saya menekankan kepada seluruh siswa Diktukba 2026 agar memanfaatkan kesempatan ini dengan sungguh-sungguh untuk mengasah kemampuan teknis, meningkatkan disiplin, serta membangun karakter sebagai insan Bhayangkara yang Presisi,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Kapolres menekankan pentingnya kemampuan berkarakter Brimob yang harus dimiliki para siswa, yakni tangguh, responsif, dan sigap dalam menghadapi dinamika tugas.

 

“Sebagai siswa yang memiliki dasar kemampuan Brimob, saya harapkan saudara mampu menunjukkan sikap tangguh, responsif, serta sigap dalam menghadapi setiap dinamika tugas di lapangan, namun tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam melayani masyarakat,” lanjutnya.

 

Dengan semangat Polri Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), diharapkan seluruh siswa Diktukba Polri Tahun Anggaran 2026 mampu mengikuti rangkaian Latja dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, serta menjadi Bhayangkara muda yang profesional, modern, dan terpercaya dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Patroli Siang Hari Polsek Grati, Wujud Nyata Harkamtibmas di Tengah Aktivitas Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas), Polsek Grati melaksanakan patroli rutin pada siang hari di wilayah hukumnya. Kegiatan ini menjadi langkah preventif guna memastikan kondisi tetap aman dan kondusif di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat.

 

Seperti yang dilaksanakan pada hari Senin, 27 April 2026, patroli siang hari digelar di Desa Sumberagung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut menyasar kawasan permukiman warga, pertokoan, serta jalur-jalur utama yang ramai dilalui masyarakat.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Grati tidak hanya melakukan pemantauan situasi, tetapi juga berdialog langsung dengan warga dan pelaku usaha. Petugas menyampaikan imbauan kamtibmas agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi tindak kriminalitas serta menjaga keamanan lingkungan masing-masing.

 

Kapolsek Grati AKP H. Prasetya Budiarto, SH menyampaikan bahwa patroli siang hari merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.

 

“Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan situasi tetap kondusif. Peran serta masyarakat sangat penting dalam menjaga keamanan lingkungan,” ujarnya.

 

Dengan dilaksanakannya patroli secara rutin, diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan nyaman. Polsek Grati akan terus meningkatkan kegiatan preventif demi terwujudnya harkamtibmas yang berkelanjutan di wilayah hukumnya.

Continue Reading

Berita

Patroli Dialogis Polsek Nguling, Wujud Nyata Kehadiran Polri di Tengah Masyarakat

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam rangka menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, Polsek Nguling terus mengintensifkan kegiatan patroli dialogis di wilayah hukumnya. Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sekaligus upaya preventif dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

Seperti yang dilaksanakan pada hari Senin, 27 April 2026, patroli dialogis digelar di Desa Sebalong, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan. Kegiatan tersebut menyasar permukiman warga serta titik-titik yang dianggap rawan, guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.

 

Dalam pelaksanaannya, personel Polsek Nguling tidak hanya melakukan pemantauan, namun juga berdialog langsung dengan masyarakat. Petugas menyampaikan imbauan kamtibmas sekaligus mengajak warga untuk bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tindak kriminalitas.

 

Kapolsek Nguling AKP Kukuh Eko P menyampaikan bahwa patroli dialogis merupakan langkah efektif dalam membangun kedekatan antara Polri dan masyarakat.

 

“Melalui patroli dialogis ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Kami juga mengajak seluruh warga untuk aktif menjaga kamtibmas di lingkungannya masing-masing,” ungkapnya.

 

Dengan kegiatan patroli dialogis yang rutin dilaksanakan, diharapkan dapat mempererat sinergi antara Polri dan masyarakat serta menciptakan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif. Polsek Nguling berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya keamanan yang berkelanjutan.

Continue Reading

Berita

Kapolda Jatim Tegaskan Zero Tolerance Kekerasan Seksual di Seminar Nasional Surabaya

Published

on

SURABAYA,– Polda Jawa Timur menggelar Seminar Nasional bertema “Membangun Kesadaran dan Aksi Nyata Menghapus Kekerasan Seksual Berbasis Relasi Kuasa” digelar di Surabaya, Senin (27/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan penanganan kekerasan seksual, khususnya yang terjadi akibat penyalahgunaan kekuasaan.

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol Nanang Avianto dalam sambutannya menegaskan bahwa Jawa Timur menjadi panggung penting bagi gerakan kemanusiaan nasional dalam agenda perlindungan kelompok rentan dan pemberantasan kekerasan berbasis gender.

Menurutnya, isu kekerasan seksual saat ini bukan lagi sekadar persoalan domestik, melainkan telah menjadi indikator kemajuan peradaban suatu bangsa di mata dunia.

Karena itu, institusi keamanan dituntut tidak hanya sigap dalam menindak pelaku kejahatan, namun juga mampu memahami trauma korban serta kompleksitas relasi kuasa yang kerap membungkam mereka.

“Dunia saat ini menuntut institusi keamanan untuk tidak hanya mahir dalam pengejaran fisik pelaku kejahatan, tetapi juga cerdas dan empatik dalam memahami trauma korban,” kata Irjen Pol Nanang Avianto.

Kapolda Jatim menegaskan, Polda Jawa Timur telah menjawab tantangan tersebut dengan langkah nyata melalui penguatan penanganan kasus perempuan dan anak.

“Sepanjang tahun 2026 yang baru berjalan empat bulan, Direktorat Reserse Pelayanan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang telah menangani 97 laporan Polisi,” terang Irjen Nanang.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 67 laporan diterima pada tahun 2026 dan 27 perkara berhasil diselesaikan hingga tuntas.

Menurut Kapolda Jatim, angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan menggambarkan perjuangan menyelamatkan martabat dan masa depan para korban.

“Di balik setiap angka itu ada nyawa, ada martabat, dan ada masa depan yang sedang kita perjuangkan,” tegas Irjen Nanang.

Ia juga menegaskan bahwa Polda Jatim tidak memberi toleransi sedikit pun terhadap pihak-pihak yang menyalahgunakan kewenangan untuk menindas korban.

Hal itu dibuktikan melalui sejumlah pengungkapan kasus menonjol selama 2026.

Beberapa di antaranya yakni penanganan kasus kekerasan seksual terhadap atlet nasional, perlindungan terhadap kelompok rentan, pemulangan pekerja migran dari Timur Tengah, hingga pembongkaran sindikat pornografi online anak di bawah umur

Namun demikian, Kapolda Jatim menilai penegakan hukum hanyalah langkah ketika luka telah terjadi, sedangkan pencegahan merupakan cara utama membangun peradaban yang lebih baik.

Sebagai bentuk komitmen, Polda Jatim kini menjalankan dua inovasi fundamental.

Pertama, sistem penanganan terpadu dengan memperkuat koordinasi bersama DP3AK, Dinas Sosial, lembaga perlindungan perempuan dan anak, hingga komunitas difabel.

Kedua, inovasi preventif melalui pendidikan dengan menyusun modul khusus bagi guru agar mampu mendeteksi dini bullying, kekerasan seksual, serta bahaya pornografi di lingkungan sekolah.

“Guru adalah kader terdepan kita. Jika guru kuat, maka benteng perlindungan anak-anak kita akan kokoh,” ungkapnya.

Kapolda Jatim juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai tokoh pemuda, akademisi, psikolog, hingga komunitas sosial untuk kembali menguatkan semangat gotong royong dalam perlindungan masyarakat.

“Keamanan sejati adalah ketika kelompok yang paling lemah sekalipun merasa aman di tengah masyarakat. Mari kita wujudkan Jawa Timur yang zero tolerance terhadap kekerasan seksual,” pungkasnya. (*)

Continue Reading

Trending