Connect with us

Berita

Polres Pasuruan Kota Ungkap Dua Kasus Curas, Dua Pelaku Diamankan, Dua Kendaraan Korban Berhasil Dikembalikan

Published

on

Polresta Pasuruan – Satreskrim Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur berhasil mengungkap dua kasus dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Keberhasilan tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin langsung oleh Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., didampingi Wakapolres, Kasat Reskrim, serta jajaran Satreskrim Polres Pasuruan Kota, Selasa (30/6/2026).

Kapolres Pasuruan Kota AKBP Titus Yudho Uly, S.I.K., M.Si., menjelaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja keras dan penyelidikan intensif yang dilakukan Tim URC Satreskrim Polres Pasuruan Kota.

“Dari hasil penyelidikan, kami berhasil mengungkap dua perkara pencurian dengan kekerasan, mengamankan dua orang tersangka, sedangkan satu pelaku lainnya telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) dan saat ini masih terus dilakukan pengejaran,” ujar Kapolres.

Dua tersangka yang berhasil diamankan masing-masing berinisial S (34) dan S.U. (37), keduanya merupakan warga Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Sementara satu pelaku lainnya berinisial M.I. (24), warga Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, masih dalam pencarian petugas.

Kasus pertama terjadi di jalan persawahan Desa Tenggilis Rejo, Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan pada 28 Maret 2025. Sedangkan kasus kedua terjadi di Jalan Pahlawan, Desa Ranuklindungan, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada 7 April 2025.

Berdasarkan hasil penyelidikan, para pelaku menjalankan aksinya dengan cara membuntuti korban, kemudian memepet kendaraan korban sambil mengancam menggunakan senjata tajam jenis celurit. Korban kemudian ditendang hingga terjatuh, selanjutnya sepeda motor beserta barang berharga milik korban dibawa kabur oleh para pelaku.

Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Vario, fotokopi BPKB kendaraan, sebilah celurit, serta satu unit telepon seluler Samsung Galaxy A54 5G beserta dus kemasannya.

Kapolres menjelaskan, tersangka S berhasil diamankan di Desa Trewung, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan pada 23 Juni 2026 sekitar pukul 06.30 WIB. Berdasarkan hasil pengembangan, petugas kemudian berhasil menangkap tersangka S.U. di Desa Malangsuko, Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang pada hari yang sama sekitar pukul 11.00 WIB.

Saat dilakukan pengembangan untuk menunjukkan lokasi kejadian lainnya, tersangka S melakukan perlawanan terhadap petugas sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku.

Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 365 ayat (1) dan ayat (2) KUHP atau Pasal 479 ayat (1) dan ayat (2) huruf a dan huruf d KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 9 tahun hingga 12 tahun.

Sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan dan pelayanan kepada masyarakat, Polres Pasuruan Kota juga menyerahkan dua unit sepeda motor hasil ungkap kasus kepada pemiliknya, yakni Lidiya dan Khofifah. Penyerahan kendaraan tersebut berlangsung usai konferensi pers. Kedua korban mengaku bersyukur dan menyampaikan apresiasi kepada Kapolres Pasuruan Kota beserta Tim URC Satreskrim yang telah berhasil mengungkap kasus serta mengembalikan kendaraan milik mereka.

Pada kesempatan tersebut, AKBP Titus Yudho Uly juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga keamanan lingkungan dengan segera melaporkan apabila mengetahui atau menjadi korban tindak pidana maupun gangguan kamtibmas melalui layanan Call Center Polri 110 yang beroperasi selama 24 jam tanpa dipungut biaya.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center Polri 110 apabila menemukan adanya tindak kriminalitas, aksi premanisme, balap liar, maupun gangguan kamtibmas lainnya. Laporan yang cepat dari masyarakat akan memudahkan anggota kami memberikan respons secara cepat, tepat, dan profesional. Keamanan adalah tanggung jawab bersama, sehingga sinergi antara Polri dan masyarakat sangat kami harapkan,” tegas AKBP Titus Yudho Uly.

Polres Pasuruan Kota menegaskan akan terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang masih buron serta berkomitmen memberantas segala bentuk tindak kriminalitas guna mewujudkan situasi kamtibmas yang aman, nyaman, dan kondusif di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota Turun ke Pasar, Pastikan Harga dan Pasokan Beras Tetap Stabil

Published

on

Polresta Pasuruan – Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota bersama Dinas Pertanian dan Disperindag Kota Pasuruan melaksanakan pengecekan harga serta ketersediaan beras di sejumlah pasar tradisional, Selasa (8/9/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan dalam rangka pengendalian dan pengawasan harga beras sekaligus menjaga stabilitas pasokan serta memastikan beras yang beredar di masyarakat dijual sesuai ketentuan harga yang berlaku.

Pengecekan dilakukan di sejumlah pedagang di Pasar Kebonagung dan Pasar Besar Kota Pasuruan. Tim Satgas Pangan memantau langsung harga berbagai jenis beras, mulai dari beras premium, beras medium hingga beras SPHP.

Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, harga beras di sejumlah lokasi yang didatangi masih terpantau sesuai ketentuan. Petugas juga tidak menemukan adanya produk beras yang dijual melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET).

Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota selaku Kasatgas Pangan, AKP Dhecky Tjahyono Try Yoga, S.Sos., S.H., M.H., mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat, khususnya beras, tetap tersedia dan memiliki harga yang stabil.

“Kami bersama instansi terkait melakukan pengecekan langsung ke pasar untuk memantau harga dan ketersediaan beras. Dari hasil pengecekan, harga beras di lokasi yang kami datangi masih sesuai ketentuan dan tidak ditemukan penjualan di atas HET,” ujarnya.

AKP Dhecky menambahkan bahwa pengawasan akan terus dilakukan secara berkala bersama instansi terkait. Selain melakukan pemantauan, petugas juga memberikan imbauan kepada para pedagang agar menjual beras sesuai dengan ketentuan harga yang telah ditetapkan.

“Kami akan terus melakukan monitoring agar harga dan ketersediaan bahan pokok tetap terjaga. Harapannya, masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang wajar dan pasokan yang tetap tersedia,” tambahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Satgas Pangan Polres Pasuruan Kota bersama instansi terkait berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan terhadap harga dan mutu pangan sebagai upaya menjaga stabilitas pangan serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

Continue Reading

Berita

Hari Jadi ke-78 Polwan RI, Kapolda Jatim: Polwan Harus Profesional dan Beri Dampak Nyata bagi Masyarakat

Published

on

SURABAYA – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Drs. Nanang Avianto, M.Si. mendorong Polisi Wanita (Polwan) untuk terus meningkatkan kemampuan dan profesionalitas sehingga mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan Irjen Nanang dalam peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan Republik Indonesia di Gedung Mahameru Polda Jatim, Selasa (8/9/2026).

Momentum tersebut sekaligus menjadi refleksi perjalanan panjang Polwan yang kini semakin banyak dipercaya mengemban berbagai tugas dan jabatan strategis di lingkungan Polri.

Irjen Nanang mengatakan, peran Polwan telah berkembang jauh sejak pertama kali dibentuk pada 1 September 1948. Polwan kini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Sejak kelahirannya pada 1 September 1948, eksistensi Polwan terus mengalami transformasi. Kehadiran Polwan tidak lagi sekadar melengkapi organisasi, melainkan telah menjadi bagian penting dalam kekuatan dan pelaksanaan tugas kepolisian,” ujar Irjen Nanang.

Menurutnya, kesempatan bagi Polwan untuk berkembang dan menduduki jabatan strategis harus diberikan berdasarkan kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas.

“Kesetaraan ini bukan semata-mata tuntutan gender, melainkan murni didasarkan pada kompetensi, kapabilitas, dan profesionalitas setiap individu,” kata Irjen Nanang.

Kapolda Jatim juga mengapresiasi kiprah Polwan Polda Jatim yang telah dipercaya menjalankan berbagai tugas penting. Ia meminta seluruh Polwan terus meningkatkan kapasitas, termasuk kemampuan menghadapi perkembangan teknologi dan dinamika masyarakat.

“Jalankan amanah kedinasan dengan penuh kesungguhan dan tanggung jawab. Tunjukkan kinerja, disiplin, integritas, dan profesionalitas dalam setiap penugasan,” tegas Irjen Nanang.

Sementara itu, Ibu Asuh Polwan Polda Jatim Ny. Dewi Nanang Avianto menekankan pentingnya kepedulian dan ketulusan dalam setiap pengabdian. Menurutnya, dampak besar tidak selalu harus lahir dari tindakan besar.

“Sebuah senyum, kepedulian, tindakan sederhana yang dilakukan dengan tulus, dapat memberikan dampak yang besar bagi orang lain,” ujar Ny. Dewi.

Pesan tersebut sejalan dengan tema Hari Jadi ke-78 Polwan, “One Police Woman, Extraordinary Impact”. Setiap Polwan memiliki ruang untuk memberikan kontribusi melalui tugas kedinasan maupun interaksi langsung dengan masyarakat.

Ny. Dewi juga mengingatkan bahwa di luar tugas kedinasan, Polwan memiliki berbagai peran dalam keluarga. Menjalankan berbagai peran tersebut memang tidak selalu mudah, namun keluarga diharapkan dapat menjadi sumber kekuatan dalam menjalankan pengabdian.

“Namun saya percaya, keluarga bukanlah penghalang dalam pengabdian, melainkan sumber kekuatan untuk menjalankannya,” tuturnya.

Ia juga mengajak seluruh Polwan untuk saling mendukung dan tidak membiarkan rekan sesama Polwan menghadapi persoalan sendirian. Polwan senior diharapkan dapat menjadi teladan dan tempat berbagi pengalaman, sementara Polwan muda membawa semangat serta gagasan baru.

“Jangan biarkan ada rekan yang merasa berjalan sendirian dalam menjalankan pengabdian,” ujar Ny. Dewi.

Peringatan Hari Jadi ke-78 Polwan menjadi momentum untuk memperkuat profesionalitas, integritas, kepedulian, serta soliditas Polwan dalam menjalankan tugas kepolisian dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Ketahuilah, apa pun yang saudari hadapi dalam menjalankan pengabdian, selalu ada kami yang senantiasa peduli, mendampingi, dan memberikan dukungan,” pungkas Ny. Dewi. (*)

Continue Reading

Berita

Kapolda Jatim Buka Pesmaba UMM, Ajak Mahasiswa Bijak Bermedia Digital dan Jaga Jatim

Published

on

KOTA MALANG – Kapolda Jawa Timur Irjen Pol. Drs. Nanang Avianto, M.Si. secara resmi membuka kegiatan Pengenalan Studi Mahasiswa Baru (Pesmaba) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tahun Akademik 2026/2027 yang diikuti sekitar 7.500 mahasiswa baru di Kampus III UMM, Selasa (8/9/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Irjen Nanang menyampaikan apresiasi kepada jajaran pimpinan UMM sekaligus menyambut para mahasiswa baru yang akan memulai perjalanan akademiknya.

Kapolda Jatim menekankan bahwa pesatnya perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi harus disikapi secara bijak dengan mengedepankan literasi digital, kemampuan berpikir kritis, serta etika dalam bermedia.

“Dalam memperoleh dan menyebarkan informasi di era digital harus diimbangi dengan kemampuan menyaring yang kuat. Jangan sampai mahasiswa justru menjadi bagian dari penyebaran hoaks, ujaran kebencian, atau provokasi di ruang digital,” tegas Irjen Nanang.

Menurutnya, mahasiswa sebagai kelompok terdidik memiliki peran penting dalam membangun ruang digital yang sehat sekaligus menjaga kehidupan sosial yang aman dan kondusif.

Kapolda Jatim juga mengajak seluruh mahasiswa baru untuk mengambil peran dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui semangat Jogo Jatim, baik di lingkungan kampus, tempat tinggal, maupun ruang digital.

“Jadilah generasi yang berilmu, berkarakter, berintegritas, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi Jawa Timur dan Indonesia. Jogo Jatim, Jogo Indonesia,” pesan Irjen Nanang.

Sementara itu, Rektor UMM Prof. Dr. Nazaruddin Malik, S.E., M.Si. mengatakan Pesmaba tidak hanya menjadi sarana pengenalan kehidupan kampus, tetapi juga bagian dari pembentukan karakter dan kepedulian mahasiswa terhadap berbagai tantangan yang berkembang di masyarakat.

Selain penguatan literasi digital, Pesmaba tahun ini juga memberikan perhatian terhadap isu lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.

“Pesmaba kali ini turut meneguhkan perhatian kampus terhadap isu lingkungan berkelanjutan. Peristiwa bencana yang terjadi di sejumlah daerah menjadi inspirasi bagi kita untuk terus menjaga lingkungan,” ungkap Prof. Nazaruddin.

Para mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan konsep ekonomi sirkuler serta pengelolaan sampah menjadi energi sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran terhadap kelestarian lingkungan.

Melalui Pesmaba, mahasiswa baru UMM diharapkan tidak hanya siap memasuki kehidupan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang kritis, berintegritas, bijak dalam memanfaatkan teknologi, peduli terhadap lingkungan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. (*)

Continue Reading

Trending