Connect with us

Berita

Makin Dekatnya Masa Pilkada Serentak 2024, Polsek Grati Tingkatkan Patroli dan Dialogis dengan Masyarakat Guna Wujudkan Situasi yang Kondusif.

Published

on

img 20241022 wa0000

Polresta Pasuruan – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024 yang tinggal beberapa hari lagi, Polsek Grati semakin mengintensifkan berbagai upaya pengamanan guna menjaga situasi kamtibmas (keamanan dan ketertiban masyarakat) yang kondusif. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi kerawanan yang kerap muncul dalam tahapan-tahapan Pilkada, Senin (18/11/2024).

Kapolsek Grati, AKP Yudi Prasetyo, S.H., dalam keterangannya menegaskan bahwa peningkatan patroli dan dialogis dengan masyarakat menjadi prioritas utama. “Kami memahami bahwa Pilkada adalah momentum yang penting bagi masyarakat. Oleh karena itu, kami berupaya menciptakan rasa aman dan nyaman, sehingga masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang tanpa adanya gangguan atau tekanan,” ujar AKP Yudi.

Polsek Grati telah memperluas jangkauan patroli ke berbagai wilayah strategis, terutama yang dianggap rawan konflik. Patroli ini tidak hanya melibatkan personel Kepolisian, tetapi juga berkolaborasi dengan TNI, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dalam patroli tersebut, pihak Kepolisian juga mengadakan dialog langsung dengan warga untuk mendengar keluhan, masukan, serta kekhawatiran terkait situasi menjelang Pilkada.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Cukur Gondang, Ahmad Syaifuddin, mengapresiasi langkah Polsek Grati yang aktif menjalin komunikasi dengan masyarakat. “Kami merasa lebih tenang dengan kehadiran polisi di lingkungan kami. Dialog yang dilakukan juga membuat kami lebih memahami pentingnya menjaga persatuan dan tidak mudah terprovokasi,” ungkap Ahmad.

img 20241020 wa0011
img 20241020 wa0011

Peningkatan aktivitas patroli ini dilakukan seiring dengan masuknya masa kampanye yang biasanya rawan terjadi gesekan antarpendukung calon kepala daerah. Kapolsek Grati juga mengimbau kepada semua pihak, baik pasangan calon maupun masyarakat umum, untuk tetap menjaga etika dan kedamaian dalam setiap kegiatan politik. “Kami berharap semua pihak dapat mematuhi aturan yang ada, termasuk tidak melakukan tindakan provokatif atau penyebaran berita hoaks yang dapat memecah belah masyarakat,” tegasnya.

Selain patroli, Polsek Grati juga menggelar berbagai program sosialisasi untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga persatuan selama masa Pilkada. Salah satu program yang mendapat perhatian luas adalah diskusi interaktif bertema “Pilkada Damai, Masyarakat Sejahtera” yang diadakan di Balai Kelurahan Se-Kecamatan Grati. Acara ini menghadirkan narasumber dari Bawaslu, KPU, serta perwakilan dari unsur Kepolisian dan pemerintah daerah.

Dalam diskusi tersebut, masyarakat diajak untuk menjadi pemilih cerdas yang tidak mudah terprovokasi isu-isu negatif, seperti politik uang atau kampanye hitam. “Kesuksesan Pilkada bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat keamanan, tetapi juga masyarakat sebagai pelaku utama demokrasi,” kata salah seorang narasumber.

Dengan langkah-langkah proaktif yang dilakukan Polsek Grati, diharapkan suasana menjelang hingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2024 dapat berjalan dengan aman, damai, dan demokratis. Semua pihak pun diimbau untuk terus menjaga situasi kondusif, demi terciptanya proses demokrasi yang berkualitas dan bermartabat, ”Pungkas Kapolsek”.

By Humas Grati.

Continue Reading
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita

Satlantas Polres Pasuruan Kota Terapkan E-TLE Handheld, Penindakan Lebih Modern dan Transparan

Published

on

Polresta Pasuruan – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur mulai menerapkan sistem Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) Handheld sebagai langkah modernisasi penegakan hukum di bidang lalu lintas.

Teknologi ini memungkinkan petugas melakukan penindakan pelanggaran secara elektronik, akurat, dan transparan langsung di lapangan, Sabtu (25/4/2026).

Penerapan E-TLE Handheld telah dimulai sejak Senin (20/4/2026), setelah sebelumnya perangkat tersebut diterima dari Korlantas Polri. Dengan hadirnya alat ini, proses penindakan pelanggaran diharapkan menjadi lebih efektif dan profesional.

Dalam pelaksanaannya, mekanisme E-TLE Handheld hampir serupa dengan sistem INCAR (Integrated Node Capture Attitude Record). Perbedaannya, petugas dapat langsung menghentikan pengendara yang melakukan pelanggaran di lapangan.

Selanjutnya, petugas melakukan dokumentasi menggunakan perangkat E-TLE Handheld yang secara otomatis menampilkan data kendaraan berdasarkan nomor polisi.

Apabila data kendaraan sesuai dengan database, pelanggaran akan diproses melalui sistem E-TLE dan pengendara dipersilakan melanjutkan perjalanan. Surat konfirmasi tilang kemudian dikirimkan ke alamat pemilik kendaraan, sebagaimana mekanisme pada E-TLE statis maupun mobile.

Namun, jika data kendaraan tidak sesuai dengan yang terdaftar, petugas akan melakukan penindakan menggunakan tilang manual sesuai ketentuan yang berlaku.

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pasuruan Kota, IPDA Didik Darmaji Eko K., S.Pd., menjelaskan bahwa E-TLE Handheld dioperasikan menggunakan perangkat handphone khusus dari Korlantas Polri, sehingga lebih fleksibel dan dapat digunakan secara mobile di berbagai lokasi.

Ia juga membandingkan dengan sistem INCAR yang menggunakan kendaraan dinas khusus, di mana E-TLE Handheld memungkinkan anggota melakukan penindakan secara langsung dengan lebih praktis dan responsif terhadap situasi di lapangan.

“Dengan adanya E-TLE Handheld, penindakan pelanggaran lalu lintas menjadi lebih modern, transparan, dan akuntabel. Kami tetap mengedepankan pendekatan humanis, namun tegas terhadap setiap pelanggaran,” ujarnya.

Lebih lanjut, penggunaan teknologi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran dan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, sekaligus menekan angka pelanggaran serta kecelakaan di jalan raya.

Sejak mulai diterapkan pada 20 hingga 25 April 2026, penggunaan E-TLE Handheld oleh Satlantas Polres Pasuruan Kota telah mencatat sebanyak 212 pelanggaran lalu lintas.

Satlantas Polres Pasuruan Kota mengimbau seluruh pengguna jalan untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas, melengkapi dokumen kendaraan, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

Dengan hadirnya E-TLE Handheld, diharapkan tercipta budaya tertib berlalu lintas serta terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di wilayah hukum Polres Pasuruan Kota.

Continue Reading

Berita

Patroli Humanis Polsek Nguling, Dialogis Bersama Warga Jaga Kamtibmas Tetap Kondusif

Published

on

Polresta Pasuruan – Dalam meningkatkan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), anggota Polsek Nguling Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur melaksanakan kegiatan patroli rutin di wilayah Kecamatan Nguling Kabupaten Pasuruan. Sabtu (25/4/2026).

Patroli ini menyasar berbagai titik, mulai dari permukiman warga, pusat aktivitas masyarakat, hingga lokasi yang dianggap rawan terjadinya gangguan kamtibmas. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi potensi tindak kriminalitas serta menciptakan rasa aman di tengah masyarakat.

Selain melakukan patroli, personel Polsek Nguling juga melaksanakan kegiatan dialogis dengan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, personel menyampaikan imbauan kamtibmas agar warga selalu waspada terhadap lingkungan sekitar, meningkatkan keamanan secara mandiri, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan hal-hal yang mencurigakan.

Kapolsek Nguling, IPTU Kukuh, S.H., menyampaikan bahwa patroli rutin yang disertai dialogis merupakan salah satu upaya efektif dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayahnya.

“Kami terus mengintensifkan patroli sekaligus membangun komunikasi dengan masyarakat melalui dialogis. Hal ini penting agar masyarakat merasa aman dan turut berperan aktif dalam menjaga kamtibmas di lingkungannya,” ungkapnya.

Ia juga menambahkan bahwa sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.

Dengan adanya patroli rutin yang disertai dialogis ini, diharapkan situasi kamtibmas di wilayah Nguling tetap terjaga aman, nyaman, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang.

Continue Reading

Berita

Blue Light Patrol Polsek Grati Sasar Jalur Sepi, Tekan Aksi 3C di Jam Rawan

Published

on

Polresta Pasuruan – Guna mengantisipasi aksi kriminalitas, khususnya kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor), Polsek Grati Polres Pasuruan Kota Polda Jawa Timur melaksanakan patroli Blue Light di sejumlah jalur sepi dan rawan pada jam-jam rawan. Sabtu (25/4/2026).

Patroli ini dilakukan dengan menyalakan lampu rotator biru sebagai tanda kehadiran polisi di lapangan sekaligus memberikan efek pencegahan terhadap para pelaku kejahatan. Sasaran patroli meliputi ruas jalan yang minim penerangan, kawasan permukiman yang sepi, serta titik-titik yang berpotensi menjadi lokasi aksi kriminalitas.

Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna menekan angka kejahatan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat, khususnya pengguna jalan yang melintas pada malam hingga dini hari.

Kapolsek Grati, AKP Prasetyo, S.H., menyampaikan bahwa patroli Blue Light menjadi salah satu strategi efektif dalam menjaga kamtibmas tetap kondusif.

“Kami mengintensifkan patroli Blue Light di jalur-jalur sepi dan rawan pada jam rawan sebagai upaya mencegah aksi kriminalitas, khususnya 3C. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman serta mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan,” ungkapnya.

AKP Prasetyo juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kegiatan patroli secara rutin dan berkelanjutan demi menciptakan situasi yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Grati.

Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dapat merasa lebih aman serta terhindar dari potensi tindak kriminalitas, khususnya pada jam-jam rawan.

Continue Reading

Trending