Berita
Patroli Hingga Berbagi Ratusan Kunci Ganda Untuk Motor Upaya Polres Bangkalan Wujudkan Zero Curanmor

BANGKALAN , Upaya Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono untuk mengantisipasi ragam tindak kejahatan terus ditingkatkan melalui patroli rutin.
Pihaknya menargetkan sasaran wilayah Hukum Polres Bangkalan bersih dari aksi kriminalitas, terutamanya aksi 3C (curat, curas, curanmor) begitu pula dengan begal motor.
Selain gencar melakukan razia, Polres Bangkalan melalui Kasatlantas Polres Bangkalan AKP Diyon Fitrianto beserta anggotanya juga berbagi kunci ganda.
Sebanyak 150 kunci ganda dibagikan kepada masyarakat saat melakukan patroli dan razia kendaraan bermotor.
“Semoga melalui langkah kecil ini bisa merubah kebiasaaan masyarakat yang mungkin awalnya menyepelekan atau mungkin malu menggembok kendaraannya,” ungkap AKP Diyon,Selasa (27/5).
Wajah sumringah tampak jelas kala pengguna jalan menerima kunci ganda dari pihak kepolisian.
“Alhamdulillah mereka sangat senang dan antusias adanya pembagian ini,” imbuh AKP Diyon.
Disela-sela membagikan, anggota Satlantas Polres Bangkalan turut memberikan edukasi singkat, secara humanis dan persuasif.
”Kami juga menyampaikan pesan, jika menemui atau mengelami gelagat mencurigakan kemungkinan adanya aksi curanmor, diharapkan segera melapor ke pos keamanan terdekat atau kepada personil kepolisian yang juga berpatroli keliling,” tandasnya.
Saat dikonfirmasi secara terpisah, Kapolres Bangkalan AKBP Hendro Sukmono menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata kepedulian Polres Bangkalan sebagai respons terhadap maraknya motor curian
“Kami berupaya mengedukasi agar masyarakat memiliki jiwa sayang terhadap barang berharga miliknya, sehingga berusaha untuk bagaimana barang miliknya tersebut tidak rusak atau hilang,” terang AKBP Hendro.
Kapolres Bangkalan juga menyarankan untuk memasang alat GPS pada kendaraan motornya.
“Apabila memiliki keuangan lebih, mungkin bisa dipasang alat GPS pada kendaraanya,” ujarnya.(*)
Berita
Polrestabes Surabaya Perkuat Tim Tangguh Jogoboyo, Respons Cepat Layanan Pengamanan Kota

SURABAYA – Polrestabes Surabaya Polda Jatim terus memperkuat kesiapan personel dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pembentukan sprint prioritas bagi Tim Tangguh Jogoboyo.
Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan respons cepat pelayanan masyarakat dan efektivitas pengamanan di berbagai wilayah Kota Surabaya.
Waka Polrestabes Surabaya, AKBP Rosyid Hartanto menegaskan bahwa Tim Jogoboyo akan menjadi kekuatan pendukung utama dalam kegiatan patroli, pengamanan, hingga backup situasi darurat yang membutuhkan mobilitas tinggi dan koordinasi cepat.
“Tim Jogoboyo dipersiapkan sebagai kekuatan respons cepat untuk mendukung pengamanan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di Kota Surabaya,” ujar AKBP Rosyid, Kamis (7/5/26).
Ia menerangkan, untuk meningkatkan efektivitas pergerakan, Tim Jogoboyo nantinya dibagi menjadi dua wilayah operasional, yakni Surabaya Timur dan Barat.
Pembagian ini dilakukan karena beberapa titik membutuhkan waktu tempuh cukup panjang dengan kondisi lalu lintas padat dan banyak persimpangan.
“Dengan pembagian wilayah, proses backup dan pergerakan personel diharapkan lebih cepat dan efisien,” jelasnya.
Selain itu, Polrestabes Surabaya juga menyiapkan peningkatan kemampuan personel melalui refresh skill bersama komandan peleton.
“Termasuk memaksimalkan kemampuan anggota yang memiliki latar belakang Brimob maupun fungsi teknis lainnya seperti lalu lintas, reserse kriminal, dan narkoba,” tambah AKBP Rosyid.
Dalam mendukung mobilitas operasional, seluruh anggota diwajibkan mampu mengendarai sepeda motor dengan baik dalam waktu satu minggu ke depan.
Pelatihan adaptasi kendaraan juga akan dilakukan secara bertahap, terutama bagi anggota yang belum terbiasa menggunakan motor berkapasitas besar.
“Penguasaan kendaraan menjadi hal penting karena mobilitas tim ini sangat tinggi. Semua anggota harus siap bergerak cepat dan aman,” tegas AKBP Rosyid.
Selain kesiapan personel, perhatian juga diberikan terhadap perlengkapan operasional.
Pendataan ukuran pakaian, celana, sepatu, hingga perlengkapan lapangan seperti rompi dan helm dilakukan guna menunjang kesiapan Tim Tangguh Jogoboyo saat bertugas di lapangan. (*)
Berita
Polisi Sahabat Anak : Polresta Sidoarjo Edukasi Tertib Lalu Lintas Sejak Dini

SIDOARJO – Upaya menanamkan budaya tertib lalu lintas terus dilakukan oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sidoarjo.
Kali ini melalui kegiatan Polisi Sahabat Anak, sejumlah personel Satlantas Polresta Sidoarjo memberikan edukasi kepada siswa siswi TK DWP Sedati Agung di Mapolresta Sidoarjo, Rabu (6/5/26).
Dalam suasana penuh keceriaan, kedatangan anak-anak disambut hangat Kasat Lantas Polresta Sidoarjo AKP Yudhi Anugrah Putra dan anggota.
Melalui pendekatan humanis, para petugas mengajak anak-anak bermain sambil belajar mengenai aturan berlalu lintas.
Materi yang diberikan meliputi pengenalan rambu-rambu lalu lintas, pentingnya tertib di jalan raya, hingga edukasi dasar keselamatan berkendara yang dikemas secara menarik dan mudah dipahami anak-anak.
Selain itu, para siswa juga diajak berkeliling lingkungan Polresta Sidoarjo untuk mengenal lebih dekat tugas-tugas kepolisian.
“Kegiatan ini bertujuan menanamkan sejak dini pada anak – abak bahwa Polisi adalah sahabat anak yang siap melindungi dan mengayomi masyarakat,” ungkap AKP Yudhi.
Kasat Lantas Polresta Sidoarjo menyampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya edukasi dan pembinaan kepada generasi usia dini agar memiliki kesadaran tertib berlalu lintas.
“Melalui program Polisi Sahabat Anak, kami ingin menanamkan nilai-nilai disiplin dan keselamatan berlalu lintas sejak dini, sekaligus mendekatkan anak-anak dengan sosok polisi yang humanis,” ujarnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar, dan penuh antusiasme dari para peserta.
Program ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat. (*)
Berita
Kapolres Jember Resmikan Jembatan Merah Putih Presisi, Akses Warga di Dua Kecamatan Jadi Lebih Aman

JEMBER – Polres Jember Polda Jatim telah merampungkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Bhayangkara yang berlokasi di Dusun Mandalis, Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.
Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra meresmikan jembatan yang membentang sepanjang 42 meter dengan lebar 2,5 meter ini pada Selasa, (5/5/2026).
Jembatan tersebut menjadi penghubung vital antara Dua desa di Dua kecamatan, yakni Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo dan Desa Sanenrejo, Kecamatan Tempurejo, Kabupaten Jember.
Keberadaan jembatan ini sangat penting dalam mendukung aktivitas masyarakat, termasuk mobilitas warga dan akses pelajar menuju sekolah.
Jembatan tersebut diketahui telah ada sejak tahun 1980 dan menjadi satu-satunya akses penghubung warga.
Namun, kondisi jembatan sebelumnya yang terbuat dari bambu kerap mengalami kerusakan, terutama saat curah hujan tinggi yang menyebabkan debit sungai meningkat. Bahkan, jembatan sempat rusak parah hingga terbawa arus sungai.
Melihat kondisi tersebut, Polres Jember Polda Jatim hadir memberikan solusi nyata melalui program pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi.
Kini, jembatan telah direnovasi menggunakan material besi dan baja yang lebih kuat dan kokoh, sehingga lebih aman digunakan oleh masyarakat.
Dalam sambutannya sebelum meresmikan jembatan, Kapolres Jember AKBP Bobby A. Condroputra menyampaikan bahwa pembangunan ini merupakan bagian dari program Polri yang selaras dengan arahan Presiden Republik Indonesia.
“Kami jajaran kepolisian bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jember untuk melaksanakan pembangunan jembatan presisi yang harus bermanfaat bagi masyarakat di seluruh pelosok Indonesia,” ujarnya.
Ia menambahkan, pembangunan kali ini difokuskan di wilayah Tempurejo dan Silo yang menghubungkan dua kecamatan, dengan harapan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Alhamdulillah pada kesempatan ini kami fokus di daerah Tempurejo dan Silo. Semoga pembangunan jembatan presisi ini bisa bermanfaat bagi Bapak Ibu sekalian dan seluruh masyarakat Kabupaten Jember,” tambah AKBP Bobby.
Dengan diresmikannya Jembatan Merah Putih Presisi Bhayangkara ini, diharapkan dapat memperlancar aktivitas masyarakat, meningkatkan konektivitas wilayah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut. (*)
-
Berita9 tahun agoThese ’90s fashion trends are making a comeback in 2017
-
Berita9 tahun agoThe final 6 ‘Game of Thrones’ episodes might feel like a full season
-
Berita2 bulan agoHangatkan Ramadan, Kasat Lantas Polres Pasuruan Kota Bersama Kanit dan Ojol Kamtibmas Bagi Takjil ke Pengguna Jalan
-
Berita9 tahun agoAccording to Dior Couture, this taboo fashion accessory is back
-
Berita9 tahun agoThe old and New Edition cast comes together to perform
-
Berita9 tahun agoPhillies’ Aaron Altherr makes mind-boggling barehanded play
-
Berita9 tahun agoUber and Lyft are finally available in all of New York State
-
Berita9 tahun agoSteph Curry finally got the contract he deserves from the Warriors




